Dimulai Pertengahan Januari 2022, Pembangunan Pasar Induk Kota Batu Ditarget Selesai 16 Bulan

Jan 06, 2022 17:29
Kondisi kios bagian dalam Pasar Kota Batu yang belum dibongkar. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Kondisi kios bagian dalam Pasar Kota Batu yang belum dibongkar. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Proyek pembangunan Pasar Induk Kota Batu sudah dimenangkan oleh PT Sasmita. PT Sasmita diperkirakan bisa memulai pembangunan pada pertengah bulan Januari 2022 mendatang.

Karena itu saat proses pembongkaran saat ini tengah difokuskan pada sisi barat atau zona 1. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Bangun Yulianto mengatakan, proses pembongkaran difokuskan pada sisi barat.

“Karena pihak kontraktor permintaannya untuk pembongkaran diprioritaskan atau difokuskan zona 1,” ungkap Bangun, Kamis (6/1/2022). Dengan begitu pembangunan nantinya bisa dimulai pada sisi barat.

Sehingga pada pertengahan Januari 2022 nanti pembangunan bisa dimulai pada zona 1. Sementara saat ini pembongkaran tengah dikebut, alat berat pun sudah mulai terlihat melakukan pembongkaran bangunan pada zona tersebut.

Pembangunan yang menggelontorkan anggaran sebesaran Rp 200 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) akan berlangsung selama 16 bulan. Bahkan diperkiran selesai sebelum deadline waktu yang ditetapkan.

“Dalam kurun waktu pembangunan 16 bulan sudah cukup. Bahkan diprediksi sebelum itu sudah selesai. Supaya segera bisa dimanfaatkan,” ucap Bangun. Kemudian nantinya tahapan pemasangan pondasi diperkirakan makan waktu 2,5 bulan.

Sementara saat ini aktivitas pedagang Pasar Kota Batu sudah berlangsung di area relokasi Stadion Brantas, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu, Kota Batu. Para pedagang ada yang sudah mulai berjualan, ada juga yang masih melakukan renovasi bedak mereka.

Mereka merenovasi bedak mereka agar lebih nyaman. Kemudian agar pembeli tertarik untuk mendatangi kios mereka. Bahkan ada juga kios yang mereka tempati dipasang keramik, ditambah triplek, hingga dipasang rolling door.

Sebab proses pembangunan itu akan berlangsung selama 16 bulan. Karena 16 bulan bukan waktu yang sebentar untuk menanti pembangunan Pasar Induk Kota Batu. Sehingga mereka harus mengeluarkan anggaran lebih untuk proses relokasi tersebut.

Selama proses relokasi itu harapan besar 1.136 kios semi permanen itu ramai dikunjungi oleh pengunjung. Sementara pedagang Pasar Pagi sudah menempati area relokasi selama dua bulan terakhir.

Bahkan saat ini jika ke sana dirasa lebih nyaman dan bersih. Tidak seperti awal saat pindah, pengunjung maupun pedagang harus rela kaki mereka terkena lumpur lantaran terkena hujan.

Topik
dukungan ganjar pranowopasar induk kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru