Ferdinand Hutahaean Dipolisikan soal Cuitan "Allahmu Lemah", Polri Jelaskan Dugaan Tindak Pidana

Jan 06, 2022 09:50
Ferdinand Hutahaean (Foto: IST)
Ferdinand Hutahaean (Foto: IST)

JATIMTIMES - Ferdinand Hutahaean telah resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait cuitan 'Allahmu lemah'. Dalam hal ini, Polri menjelaskan dugaan tindak pidana dalam laporan yang disampaikan oleh Ketum DPP Komite Nasional Pemudia Indonesia (KNPI) Haris Pertama tersebut.

"Ini dugaan tindak pidana yang dapat menerbitkan keonaran. Tentu ini dilakukan secara adil. Transparan dan berkeadilan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan

Ramadhan mengatakan pihaknya akan segera memanggil Ferdinand selaku terlapor. Namun, ia menyebut pihaknya akan lebih dulu mengumpulkan bukti-bukti.

Lebih lanjut, Ramadhan menjamin polisi kan memproses laporan tersebut. Menurutnya, penyidik bakal bekerja secara profesional.

"Penyidik Polri dan penyidik Bareskrim Polri melakukan setiap pelaporan tindak pidana yang dilaporkan secara profesional. Ini baru di laporkan tadi, dan proses ini akan ditindak lanjuti," ujar Ramadhan. 

Ramadhan mengatakan Bareskrim juga telah memeriksa 3 saksi terkait kasus ini. Ketiga saksi tersebut adalah pelapor dan 2 saksi lainnya. 

Kendati demikian, Ramadhan belum menjelaskan detail apa saja yang ditanyakan kepada 3 saksi tersebut. Ia lantas menyebut Ferdinand dilaporkan terkait dugaan menyebarkan informasi bermuatan permusuhan berdasarkan SARA, menyebarkan pemberitaan bohong yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 a ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 UU 11 tahun 2008 tentang ITE dan juga pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 KUHP.

Kasus ini berawal dari cuitan Ferdinand Hutahaean di akun Twitter-nya, @FerdinandHaean3. Ia sempat mencuit soal 'Allahmu ternyata lemah' pada Selasa (4/1/2021). 

Namun cuitan itu kini sudah dihapus. "Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah, harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela," bunyi cuitan Ferdinand.

Meski sudah dihapus, sejumlah warganet meng-capture kicauan Ferdinand di akun Twitternya. Mereka bereaksi dengan tagar #TangkapFerdinand. Tak lama, Ferdinand kemudian memberikan penjelasan soal cuitannya itu. 

Mantan politisi Partai Demokrat itu mengaku cuitannya merupakan dialog imajiner. "Jadi pertama cuitan saya itu tidak sedang menyasar kelompok tertentu, agama tertentu, orang tertentu, atau kaum tertentu. Tapi dalam kondisi down kemarin, saya juga hampir pingsan. Saya tidak perlu bercerita masalah saya apa. Tapi itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya, bahwa ketika saya down, pikiran saya berkata kepada saya, 'Hei, Ferdinand, kau akan hancur, Allahmu lemah tidak akan bisa membela kau, tapi hati saya berkata, oh tidak hey pikiran, Allahku kuat, tidak perlu dibela, saya harus kuatlah'. Kira-kira seperti itu intinya," kata Ferdinand.

Selain itu, ia merasa cuitannya dipelintir sejumlah pihak sehingga muncul tagar #TangkapFerdinand. Kendati demikian, ia meminta maaf jika cuitannya mengganggu perasaan banyak orang.

"Cuitan saya itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya. Dan saya juga minta maaf kepada siapa pun yang merasa terganggu dengan cuitan saya, tapi tidak ada cuitan saya itu untuk menyerang kelompok tertentu, agama tertentu, orang tertentu, atau kaum tertentu. Itu adalah dialog antara pikiran saya dengan hati saya. Jadi itu dialog dengan diri saya sendiri untuk menguatkan saya, memotivasi saya supaya bangkit dari sebuah masalah," ujar Ferdinand.

Tanggapan Ferdinand setelah dipolisikan

Ferdinand pun langsung memberi tanggapan setelah mengetahui dirinya dipolisikan. Melalui akun Twitternya, ia mengaku akan mengikuti proses hukum dengan baik.

Bahkan, ia mengaku akan melawan dan melaporkan balik pelapor karena merasa difitnah. "Sebagai Warga Negara yang baik, saya akan mengikuti dgn baik proses hukum laporan yg dilakukan. Dan saya juga akan melawan dgn melaporkan balik pelapor krn telah memfitnah saya dan menyeret2 saya kepada sebuah situasi yg tdk saya lakukan..!!," cuit Ferdinand melalui akun Twitternya @FerdinandHaean3.

Topik
Ferdinand Hutahaeandemo pilkades sumenepHaris Pertamaroy kurniawan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru