Covid-19 Varian Omicron Masuk Jatim, Polresta Malang Kota Cek BOR dan Isoter

Jan 03, 2022 19:21
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Mapaolresta Malang Kota, Senin (3/1/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Mapaolresta Malang Kota, Senin (3/1/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) telah mengumumkan bahwa covid-19 varian Omicron telah masuk Jatim dengan dua kasus terdeteksi. 

Hal ini menjadi atensi khusus seluruh jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di seluruh kabupaten/kota yang ada di Jatim untuk segera melakukan antisipasi dan pencegahan terhadap kasua covid-19 varian Omicron. 

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, dengan adanya varian Omicron yang sudah masuk Provinsi Jatim tersebut, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menjalin komunikasi dengan para direktur rumah sakit.  Di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rumah Sakit Lavalette, Rumah Sakit Panti Waluyo Sawahan (RKZ), dan Rumah Sakit Hermina Tangkuban Perahu.

Pada saat melakukan koordinasi dengan jajaran direktur rumah sakit tersebut, perwira yang akrab disapa Buher itu menuturkan, pihaknya juga melakukan pengecekan bed occupancy rate (BOR).

"Antisipasi bed occupancy rate (BOR) ketersediaan tempat tidur dan tenaga kesehatannya. Yang kedua bagaimana membatasi," ungkap Buher kepada JatimTIMES.com, Senin (3/1/2022). 

Terkait membatasi, Buher langsung memberikan contoh seperti pada saat momentum Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, pihaknya melakukan swab antigen acak di exit tol Malang yang terletak di kawasan Madyopuro.

Di situ, setiap harinya, pihak Polresta Malang Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan swab antigen acak kepada 20 sampai 50 orang. Hal itu tergantung dengan tingkat mobilitas kendaraan yang memasuki Kota Malang. 

Selain itu, polresta  mengimbau kepada seluruh pengelola tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya masyarakat agar mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi. 

Dengan adanya covid-19 varian Omicron yang sudah masuk wilayah Provinsi Jatim, polresta telah menyampaikan ke Forkopimda Malang Raya untuk menjalin koordinasi bersama guna merumuskan beberapa antisipasi  varian Omicron yang dikenal sangat cepat persebarannya. 

"Ketersediaan rumah sakit, menyiapkan isoter (isolasi terpadu),  termasuk mengejar vaksinasi, serta bagaimana membentengi masyarakat dengan edukasi," kata Buher. 

Buher juga berkali-kali mengingatkan agar masyarakat yang mengalami gejala penyakit yang itu mengarah ke covid-19 untuk segera berobat ke rumah sakit dan melakukan konsul penanganan dokter ahli. 

Menurut dua, angka fatalitas atau kematian di Kota Malang banyak terjadi dikarenakan ketidaktahuan masyarakat mengenai gejala-gejala covid-19. Selain itu, dikarenakan keterlambatan untuk dibawa menuju rumah sakit. Kemudian juga dapat disebabkan  penyakit bawaan. 

Tetapi, penyebab-penyebab angka kematian ini sebenarnya dapat diselesaikan secara medis. Artinya langkah tersebut merupakan upaya antisipasi agar covid-19 varian Omicron tidak tersebar luas. 

"Karena wilayah rumah sakit di Kota Malang ini kan tidak hanya menampung warga Kota Malang saja. Tapi termasuk wilayah-wilayah kota dan kabupaten penyangga seperti Batu, Probolinggo, Pasuruan, dan Blitar," pungkas Buher.

Topik
Polresta Malang KotaCovid 19 varian OmicronKenaikan pangkat polisiBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru