Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Duduki Posisi Kelima, Inflasi Kota Malang Dipicu Kenaikan Harga Cabai Rawit

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

03 - Jan - 2022, 17:33

Inflasi Kota Malang (Ist)
Inflasi Kota Malang (Ist)

JATIMTIMES - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat, Kota Malang menduduki posisi kelima diantara delapan kota yang menjadi Indeks Harga Konsumen (IHK) dalam Inflasi Desember 2021.

Kasi Statistik Distribusi BPS Kota Malang, Dwi Handayani Prasetyawati menyampaikan, inflasi yang dialami Kota Malang sebesar 0,73 persen. Sementara untuk inflasi tertinggi, terjadi di Sumenep 1,17 persen dan inflasi terendah dialami oleh Surabaya dengan 0,65 persen.

“Jika bandingkan year on year, masih tinggi ketimbang tahun 2020 dan lebih rendah ketimbang 2019,” jelasnya

2

BPS mencatat, kelompok pengeluaran terbesar yang menjadi penyumbang inflasi yaitu makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasi mencapai 1,85 persen. Disusul kemudian, penyediaan makanan minuman inflasi 1,23 persen. Lalu, yang ketiga adalah transportasi yang mengalami inflasi 1,07 persen.

Dari kelompok pengeluaran penyumbang inflasi, terdapat sejumlah komoditas utama penyumbang inflasi, yakni cabai rawit, minyak goreng, telur ayam ras, cabai merah, semangka, daging ayam ras dan ikan mujair.

"Cabai rawit menjadi komoditas tertinggi yang menyumbang inflasi. Mengalami kenaikan harga sebesar 202.84 persen dengan andil sebesar 0,23 persen, disusul angkutan udara yang mengalami kenaikan harga sebesar 9,72 persen dengan andil sebesar 0,12 persen," paparnya.

1

Inflasi yang terjadi sendiri, menurutnya bisa jadi berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi di Kota Malang. Sebab, permintaan barang saat ini juga meningkat. Sehingga hal ini selaras dengan pemulihan ekonomi.

Sementara itu, terdapat komoditas lain yang mengalami deflasi pada bulan Desember. Terdapat komoditas Mangga mengalami penurunan harga sebesar -33,1 persen dengan andil sebesar -0,05 persen. Disusul Jeruk mengalami deflasi 6,87 persen dengan andil sebesar 0,02 persen. Disusul air kemasan , mengalami penurunan harga sebesar -1,67 persen dengan andil sebesar -0,01 persen.


Topik

Ekonomi


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy