Apel Pertama di Tahun 2022, Wali Kota Batu Tekankan Waspadai Omicron Juga Tingkatkan Pelayanan

Jan 03, 2022 16:21
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memimpin apel di di halaman Balai Kota Among Tani, Senin (3/1/2022). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memimpin apel di di halaman Balai Kota Among Tani, Senin (3/1/2022). (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Apel pertama di tahun 2022, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meminta kepada seluruh pejabat struktural dan fungsional menekankan beberapa hal penting. Mulai dari kedisiplinan, meningkatkan pelayanan, juga mewaspadai Covid-19 varian omicron yang sudah masuk Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memimpin pelaksanaan apel perdana di Tahun 2022, di halaman Balai Kota Among Tani, Senin (3/1/2022). Dewanti mengatakan, memasuki tahun 2022, pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

“Bahkan, terdeteksi masuknya varian omicron di Jawa Timur, sehingga sangat perlu diwaspadai agar tidak terjadi lonjakan kasus untuk ketiga,” ucap Dewanti yang juga istri Eddy Rumpoko ini.

Dewanti meminta kepada seluruh pejabat Aparatur Sipil Negara menerapkan protokol kesehatan. Dengan menerapkan 6M, diantaranya memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan mendapatkan vaksinasi.

Melihat kasus Covid-19 varian omicron pertama mulai terdeteksi di Jawa Timur. Kasus pertama ini diduga ditemukan di Surabaya.

Kasus pertama omicron terdeteksi pada seorang warga Surabaya berinisial TYC, yang baru saja berlibur ke salah satu tempat wisata di Indonesia selama 5 hari, bersama suaminya yang berinisial SJJ menggunakan kendaraan pribadi.

Selain itu pelaksanaan penyederhaan birokasi dengan beralihnya pejabat struktural menjadi fungsional, Dewanti berpesan agar pelayanan terhadap masyarakat terus ditingkatkan. Selain itu, ASN juga dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi terbaru dan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja.

Sementara itu, hingga Senin (3/1/2022) kasus Covid-19 di Kota Batu nihil. Tidak adanya kasus itu tercatat sudah berlangsung selama tiga hari terakhir.

Topik
covid 19 kota batupelajar bunuh diriPemkot Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru