Tambah Sarpras, Revitalisasi Pasar Kedungkandang Lanjutan Dianggarkan Rp 1,1 Miliar

Jan 02, 2022 09:36
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, M Sailendra. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, M Sailendra. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pengoptimalan pasar-pasar rakyat di Kota Malang menjadi pasar ber-SNI terus dilanjutkan. Satu per satu, realisasi pasar untuk direvitalisasi dilakukan. Seperti, Pasar Kedungkandang yang di 2022 ini bakal dilakukan revitalisasi lanjutan. Pasalnya, area ini masih butuh banyak sarana prasarana penunjang agar bisa ditempati pedagang.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang M Sailendra mengatakan, Pasar Kedungkandang sebelumnya telah direvitalisasi di akhir 2020 lalu. Namun, karena sarana prasarana penunjang belum lengkap, pedagang masih enggan menempati.

Salah satu yang diinginkan pedagang adalah ketersediaan meja di masing-masing lapak untuk menata barang dagangan. Karenanya, perlu dilakukan revitalisasi lanjutan guna melengkapi itu.

"Tahun 2022 ini, InsyaAllah Pasar Kedungkandang akan dilanjutkan. Kalau yang lain-lain itu kan dilakukan perawatan rutin. Ini kita revitalisasi karena masih belum lengkap sarana dan prasarananya," ujarnya.

Dikatakan Sailendra, jika kelengkapan fasilitas telah terpenuhi, para pedagang yang saat ini berjualan memenuhi pinggir Jalan Muharto pada pagi hari akan bisa masuk kawasan pasar. Sehingga, sistem jual beli di area pasar akan lebih tertata.

"Kita akan lengkapi infrastrukturnya. Pedagang di luar itu karena belum ada fasilitas (meja) yang terbangun. InsyaAllah kita masukkan mereka kalau sudah jadi," imbuhnya.

Sailendra menyebut, saat ini di lokasi Pasar Kedungkandang memang masih hanya sebatas bangunan besar dan beberapa kios-kios kosong. Hal ini perlu dilengkapi fasilitan penunjang lagi, terlebih tujuan akhirnya juga untuk menjadikan pasar ber-SNI.

"Seperti tempat jualannya, bedaknya itu belum ada lossnya. Itu nanti kita lengkapi dengan meja-meja lossnya. Terus juga, sarana lain seperti ruang laktasi itu juga perlu. Saya lupa persisnya, tapi revitalisasi ini dianggarkan sekitar Rp 1,1 miliar," terangnya.

Proses revitalisasi lanjutan ini, menurut Sailendra ditargetkan akan tuntas sebelum akhir 2022 mendatang. Sehingga, sekitar 90 pedagang diharapkan langsung bisa menempati kawasan saat proses pembangunan sudah tuntas.

"Nanti tetap kita sosialisasi dulu kepada pedagangnya juga. Harapannya paling tidak di akhir tahun atau awal 2023 sudah bisa ditempati. Ini masih proses pembangunan dulu," tandasnya.

Topik
Pasar KedungkandangRevitalisasi Pasar KedungkandangDiskopindag Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru