Pentingnya Meningkatkan Minat Literasi Masyarakat di Era Global

Dec 31, 2021 17:39

JATIMTIMES - Literasi dalam bahasa latin disebut sebagai literatus, yang berarti orang yang belajar. Secara garis besar, literasi sendiri ialah istilah umum yang merujuk pada kemampuan dan keterampilan seseorang dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, juga memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kata lain, tidak bisa dilepaskan dari kemampuan seseorang dalam berbahasa.

 

Pada dasarnya tujuan literasi yaitu:

1.   Meningkatkan pemahaman seseorang dalam mengambil kesimpulan dari informasi yang diterima menjadi lebih baik.

2. Membantu orang berpikir secara kritis, dengan tidak mudah terlalu cepat bereaksi terhadap suatu informasi yang belum jelas.

3.   Membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan cara membaca.

4.   Membantu menumbuhkan serta mengembangkan  nilai budi pekerti yang baik dalam diri seseorang.

 

Ada beberapa jenis literasi yang dikenal :

1.   Literasi media

literasi media merupakan kemampuan seseorang dalam memahami berbgai bentuk media, selain itu literasi media juga membuat orang mampu menyerap informasi yang disampikan media secara baik serta bisa memilah informasi yang baik dan buruk.

2.   Literasi dasar

literasi dasar adalah kemampuan dasar dalam membaca, menulis, menghitung, dan berkomunikasi baik dengan sesama.

3.   Literasi teknologi 

literasi ini merupakan kemampuan dalam engetahui serta memahami hal-hal yang berhubungan dengan teknologi, seperti software dan hardware. Selain itu, juga dapat memahami cara menggunakan  internet dengan baik dan benar serta mengerti etika dalam penggunaan teknologi.

4.   Literasi perpusatakaan

literasi perpustakaan adalah literasi yang memahami dan membedakan karya tulis yang berbentuk fiksi ataupun non-fiksi, kemudian memahami cara menggunakan katalog dan indeks, serta memahami informasi ketika membuat suatu karya tulis dan karya ilmiah.

5.   Literasi visual

literasi visual adalah pemahaman yang lebih dalam menginterprestasi dan menangkap suatu makna dari informasi yang berbentuk visual atau gambar.

 

Seperti yang telah di jabarkan di atas awal mula kita dikenalkan dengan pemahaman literasi ialah kegiatan baca tulis yang dilakukan seseorang dalam kesehariannya memang benar, namun di era saat ini pemahaman literasi tidak hanya itu, sekarang literasi mulai dikembangkan lebih luas lagi sebagai cara untuk seseorang berkomunikasi di dalam masyarakat, bisa dikatakan bahwa literasi adalah pondasi kuat bagi suatu negara untuk berkembang dengan masyarakatnya sebagai motor penggerak utamanya.

Yang tengah menjadi persoalan adalah bagaimana caranya meningkatkan minat literasi yang mulai tergerus diakibatkan karena era global yang terus membombardir negara kita tanpa henti, mulai dari hal sekecil ini yang jika tidak dibiasakan maka semakin lama masa depan negara ini semakin tak terarah seiring berjalannya waktu dan akan semakin tertingal dengan negara lain dalam berbagai hal.

Beberapa komunitas seperti halnya Rumah Literasi Indonesia, Kampung baca, Ayo Dongeng Indonesia, dan lain-lain mulai berlomba-lomba untuk menyalakan kembali minat baca masyarakat. Pemerintah pun juga ikut dan berusaha untuk terus meningkatkan budaya literasi melalui Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang telah berlangsung sejak tahun 2016.

Sebagai informasi bahwa GLN merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, dengan tujuan untuk memberantas buta aksara, meningkatkan daya baca, pengembangan dan pembinaan bahasa, serta untuk memperkuat kerjasama antar unit pelaku gerakan literasi.

Namun semua itu akan sia-sia saja jika dalam lingkup keluarga, budaya literasi tidak dibiasakan.

Seperti yang kita tahu keluarga adalah modal awal dari segala yang akan dihadapi di dunia luar tanpa terkecuali, maka tak ayal sebagai masyarakat yang peduli kita wajib mengenal dan memahami bahwa pentingnya literasi di masa kini, karena pada dasarnya banyak sekali ilmu tentang bercakap, cara membaca, cara memahami seseorang yang terkadang hanya bisa kita dapatkan dari orang tua dan belum tentu kita dapatkan di dunia luar.

Masuk ke dunia Pendidikan dimana seseorang dikenalkan dengan literasi yang lebih luas dan lebih tertata. Dengan konsep pembelajaran yang efektif di era pemanfaatan teknologi yang semakin pesat juga semakin mendorong para pelaku roda Pendidikan memanfaatkannya dengan baik dengan sistematika yang baik dan benar, terkadang problem membaca buku adalah cerita klasik yang sering kita dengar berulang kali, kecenderungan seorang anak yang kesehariannya ditemani oleh gadget dan tak kenal waktu adalah bukti nyata pengaruh global yang begitu memanipulasi banyak orang karena dirasa lebih menarik, ini tentu jadi perhatian penting dengan melakukan sedikit modifikasi dengan memanfaatkan peran gadget untuk pembelajaran seperti menghadirkan e-book yang lebih ringan dan fun, memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram dan tiktok yang sedang hype untuk menyelipkan informasi penting dan mengedukasi yang mulai dicoba oleh para tenaga pendidik sebagai penugasan ataupun hal semacamnya.

Lanjut di dalam masyarakat yang dimana semakin luas serta bebasnya segala hal yang bisa kita peroleh baik informasi maupun manfaatnya, namun juga perlu lebih berhati-hati dalam prakteknya. Banyak orang termakan berita yang belum tentu benar akibat ulah media yang tidak bertanggung jawab adalah masalah lain dari literasi yang kurang dan marak terjadi. Penyebarannya yang begitu cepat dan rentannya masyarakat terpengaruh berita-berita seringkali membuat kegaduhan massal dan berujung pada kesalahpahaman bahkan menimbulkan pertikaian yang membuat bangsa ini tampak semakin tertinggal, peran pemerintah dalam menanggulangi hal tersebut sangat diperlukan dan harus diawasi dengan ketat, dihadirkannya UU tentang ITE serta polisi cyber bukan tanpa alasan, keduanya akan mengawasi segala hal yang berkaitan dengan kegiatan lintas cyber yang ada, penanggulangan berita hoax dan hal semacamnya adalah upaya pemerintah yang harus didukung oleh semua pihak, tak ketinggalan peran dari Kominfo yang sigap menutup segala situs-situs website yang beresiko menyimpang seperti situs pornografi agar tidak mudah diakses oleh masyarakat yang akan membuat lingkungan internet dan jejaring sosial memiliki ekosistem yang sehat dan mengurangi dampak buruk dari hal yang ditimbulkan, perlunya konsistensi dan peningkatan kinerja adalah pr utama dari sisi pemerintah demi menyelamatkan masa depan bangsa ini.

Dengan ini kita mengetahui betapa pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari, pembentukan karakter seseorang sangat dipengaruhi oleh kemampuan literasi mereka masing-masing, penjelasan diatas merupakan bukti nyata bahwa pengaruhnya begitu besar bagi kehidupan sehari-hari.

Gimana, masih menganggap literasi adalah hal yang sepele?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
ruang mahasiswa

Berita Lainnya

Berita

Terbaru