Polresta Malang Kota Cek BOR dan Kesiapan 4 Rumah Sakit Hadapi Malam Pergantian Tahun

Dec 31, 2021 14:10
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto (kanan) saat melakukan peninjauan ketersediaan BOR di RSSA Malang, Jumat (31/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto (kanan) saat melakukan peninjauan ketersediaan BOR di RSSA Malang, Jumat (31/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Polresta Malang Kota cek Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 dan kesiapan empat rumah sakit dalam menghadapi peristiwa yang diperkirakan akan terjadi di Kota Malang. 

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto menyampaikan, empat rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rumah Sakit Lavalette, Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan (RKZ) dan Rumah Sakit Hermina Tangkuban Perahu. 

Dari peninjauan empat rumah sakit tersebut sudah dipastikan bahwa BOR untuk pasien Covid-19 saat ini sudah tidak tersisa. Artinya Covid-19 di Kota Malang semakin terkendali. 

"Kalau untuk (pasien) Covid-19 sudah kosong, RS Hermina sejak September sudah kosong, RSSA Malang juga sudah mulai Oktober sudah tidak ada, Lavallete kalau enggak salah kemarin masih menangani 4 tapi sekarang sudah sembuh," ungkap perwira yang akrab disapa Buher kepada JatimTIMES.com, Jumat (31/12/2021). 

Ketersediaan BOR sendiri, untuk RSSA Malang terdapat fasilitas 204 kamar, disiagakan 23 tenaga dokter dan 130 perawat malam. Kemudian untuk RS Lavalette telah menyiapkan 50 kamar, RS Panti Waluya Sawahan (RKZ) menyiapkan 80 kamar dan RS Hermina Tangkuban Perahu menyiapkan 50 kamar. 

Untuk persiapan ketersediaan kamar di empat rumah sakit tersebut, dipergunakan untuk penanganan pasien Covid-19. Terlebih lagi saat ini yang harus diwaspadai yakni varian delta dan varian omicron. 

Lebih lanjut, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Malang per hari Kamis (30/12/2021) tidak terdapat penambahan kasus. 

Untuk kasus aktif Covid-19 saat ini berjumlah 4 orang. Pasien positif nihil penambahan dan saat ini total berjumlah 15.651 orang. Pasien sembuh berjumlah 14.515 orang dan pasien meninggal dunia berjumlah 1.132 orang. 

Sementara itu, selain untuk penanganan pasien Covid-19 dari berbagai varian, ketersediaan kamar-kamar dan tenaga kesehatan juga digunakan untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa-peristiwa di malam pergantian tahun. 

"Mengantisipasi pergantian tahun, mungkin tingginya laka lantas akibat alkohol, miras dan adanya korban dari mercon (petasan) dan lainnya itu kita antisipasi ketersediaan dokter-dokter di ruang UGD dan kesiapan ambulans," pungkas Buher. 

Topik
Malam Tahun BaruCovid 19 Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru