Sambut Pergantian Tahun, Penjagaan Tempat Wisata di Kabupaten Malang Tetap Diperketat

Dec 30, 2021 20:10
Operasi pengamanan yang dilakukan di Simpang Empat Pantai Balekambang beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa).
Operasi pengamanan yang dilakukan di Simpang Empat Pantai Balekambang beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa).

JATIMTIMES- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan bahwa pada momen malam pergantian tahun baru 2022, tempat wisata dan fasilitas umum (fasum) yang ada di Kabupaten Malang tetap beroperasi atau buka. Namun begitu, tetap ada beberapa batasan yang harus dilakukan. Seperti melarang pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka.

Jika mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 66 tahun 2021, Malang menjadi salah satu daerah yang disebut sebagai destinasi wisata favorit. Dan beberapa daerah lainnya seperti Bali, Yogyakarta, Bandung, Bogor, Surabaya dan Medan. 

Berdasarkan Inmendagri tersebut, salah satu yang akan dibatasi adalah jumlah kunjungan wisata. Yakni hanya diperbolehkan tidak lebih dari 75 persen. Selain itu, juga disebutkan agar menerapkan pengaturan ganjil-genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas. 

"Malam tahun baru nanti, fasum dan tempat wisata tetap buka, tapi bedanya itu banyak petugas yang melakukan pengamanan di tempat itu," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat

Namun begitu, dirinya memastikan bahwa pada malam pergantian tahun 2022 nanti, pengamanan akan dilakukan lebih ketat. Bukan hanya di tempat wisata. Namun juga di fasum yang kemungkinan bakal didatangi banyak masyarakat untuk menghabiskan malam pergantian tahun. 

Dalam hal ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TNI-POLRI untuk terlibat dalam pengamanan tersebut. Tujuannya, untuk sebisa mungkin mencegah adanya kerumunan. "Selain petugas keamanan, kami juga sediakan aplikasi PeduliLindungi, seperti di area Stadion Kanjuruhan, Rest Area Karangploso. Jadi warga yang bisa masuk hanya mereka yang melakukan scan barcode aplikasi itu," terang Wahyu. 

Sementara itu, hal serupa juga akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja. Dan berdasarkan Inmendagri tersebut, Pemerintah Pusat juga mengimbau agar setiap Pemerintah Daerah (Pemda) kembali mengaktifkan dan mengoptimalisasi peran Satgas Covid-19. 

Baik di tingkat provinsi hingga di tingkat RW. Setidaknya paling lama hal tersebut sudah dapat dilakukan sejak 20 Desember lalu. 

Sementara jika mengacu pada operasi yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Malang pada momen Perayaan Natal lalu, diketahui gelombang wisatawan mulai meningkat sejak H+1 Natal. 

Sejumlah peningkatan kunjungan wisatawan terpantau di beberapa tempat wisata. Seperti Pantai Balekambang, Bajul Mati, Teluk Asmara, Sendang Biru, Kafe Sawah Pujon Kidul dan beberapa tempat lainnya. Sementara itu, gelombang wisatawan ini diprediksi masih akan bertambah hingga menjelang momen malam pergantian tahun 2022. 

Topik
Kabupaten Malangwisata kabupaten malangWahyu Hidayat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru