Pasien Terindikasi Omicron di Kabupaten Malang Meninggal, Wabup Malang: Komorbidnya Akut, Hasil Labnya Belum Keluar

Dec 29, 2021 09:57
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Warga Kabupaten Malang yang terindikasi Covid-19 varian Omicron akhirnya meninggal dunia. Informasi yang dihimpun JatimTIMES, sebelum meninggal dunia, pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan. 

Namun saat dikonfirmasi, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan bahwa pihaknya masih belum dapat memastikan, apakah pasien tersebut benar-benar terpapar Covid-19 varian Omicron. Sedangkan untuk memastikan hal tersebut, pasien yang bersangkutan masih diambil sampelnya untuk diuji di laboratorium di Universitas Airlangga (Unair). 

"Dan hingga saat ini sepertinya hasil Lab dari Unair juga masih belum keluar," ujar Didik melalui sambungan telepon, Rabu (29/12/2021).

Hanya saja dari laporan yang ia terima, pasien tersebut memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Penyakit itu lah yang dipastikan menjadi penyebab kematian pasien yang bersangkutan. 

"Jadi komorbidnya itu sudah akut. Lalu yang bersangkutan meninggal. Dari situlah sampel pasien itu dikirimkan ke laboraorium di Unair untuk diuji. Dan sepertinya hingga saat ini belum keluar," terang Didik.

Untuk itu pihaknya juga masih menunggu kepastian terkait kabar tersebut. Sementara itu, di sisi lain pergerakan Covid-19 di Kabupaten Malang juga masih perlu diwaspadai. 

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang per Selasa (28/12/2021) menjadi yang tertinggi se-Jawa Timur. Yakni, ada sebanyak 19 kasus aktif positif Covid-19. 

Topik
manfaat biji pepayabandara mulia puncak jaya papuaWabup Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru