Lomba TikTok HUT Ke-1261 Kabupaten Malang

Meriahkan Lomba TikTok HUT ke-1261 Kabupaten Malang, Dispendik Kenalkan Sejarah Kepanjen

Dec 28, 2021 18:04
Potongaj video Dispendik yang mengajak siswa SD Negeri 2 Kepanjen mengenal sejarah Kepanjen.(Foto: Istimewa).
Potongaj video Dispendik yang mengajak siswa SD Negeri 2 Kepanjen mengenal sejarah Kepanjen.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Malang, turut memeriahkan Lomba TikTok dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1261 Kabupaten Malang. Menjelang berakhirnya masa pengumpulan karya, Dispendik Kabupaten Malang juga menyempatkan mengunggah hasil karya videonya melalui akun @dispendikmalangkab.

Ada yang berbeda pada video yang diunggah Dispendik Kabupaten Malang. Jika beberapa peserta lain mengunggah sejumlah wisata dengan panorama yang eksotis, Disdik membuat karya tentang wisata religi, yakni tempat ziarah Raden Panji Pulangjiwo.

Pria yang akrab disapa Raden Panji ini dipercaya sebagai tokoh asal Malang yang membabat alas wilayah Kepanjen. Makam Raden Panji sendiri berada di area Kantor Dispendik Kabupaten Malang di Kecamatan Kepanjen. 

Selain menjelaskan sosok Raden Panji dan anggota keluarganya yang dimakamkan di area tersebut, Dispendik juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Seperti yang dilakukan siswa SD Negeri 2 Kepanjen saat berwisata religi di Makam Raden Panji. 

"Protokol kesehatan wajib diterapkan oleh semua pengunjung, termasuk siswa dan siswi dari SD Negeri 2 Kepanjen ini. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," ujar pengisi suara dalam video berdurasi 1 menit 29 detik tersebut. 

Meskipun menerapkan prokes dengan ketat, dengan dibimbing langsung oleh Juru Kunci Makam Raden Panji Sutrisno, para siswa ini dijelaskan secara singkat siapa sosok Raden Panji, hingga namanya diabadikan menjadi nama Kepanjen. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat juga turut mengajak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Malang untuk turut mengikuti lomba ini. 

Terutama untuk dapat mempromosikan potensi di Kabupaten Malang, atau untuk mengajak masyarakat bersama bangkit pasca pandemi Covid-19. 

"Saya juga sudah sosialisasikan ke SKPD bahwa TikTok yang ada di lomba itu bukan untuk tari-tarian, tapi untuk berkarya dan mempromosikan potensi yang ada di ada di Kabupaten Malang," terang Wahyu. 

Sementara itu, dirinya juga menilai bahwa penggunaan TikTok dalam lomba ini juga dinilai menjadi sarana yang cocok untuk mempromosikan potensi di Kabupaten Malang. Hal itu juga mengingat bahwa aplikasi tersebut, juga tengah digandrungi kalangan milenial.

"Sekarang kan jadi pilihan (kalangan) milenial, tidak hanya tari-tarian. Tapi juga bisa menjadi media promosi yang ada di Kabupaten Malang. Dan itu akan lebih mengena lagi, jika sudah mulai dipahami oleh masyarakat," pungkas Wahyu.

Untuk mengikuti lomba TikTok ini, peserta tidak akan dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Dalam lomba yang digelar Pemkab Malang bersama JatimTIMES ini, telah disiapkan hadiah total sebesar Rp 30 juta.

"Untuk tema yang dilombakan, yakni tentang 'Bebas Covid, Ekonomi Bangkit'," kata General Manager (GM) JatimTIMES Network Heryanto.

Menurut dia, ada 3 kriteria peserta yang bisa mengikuti lomba TikTok ini.

"Peserta dari masyarakat umum, sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Malang, dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Malang," ujar Heryanto.

Berikut syarat dan ketentuan mengikuti lomba TikTok:

1. Memiliki kartu identitas (kartu pelajar.kartu mahasiswa/KTP).
2. Warga Negara Indonesia (WNI).
3. memiliki akun TikTok dan Instagram
4. Akun tidak boleh dikunci dan tidak boleh mengganti username yang didaftarkan.
5. Peserta wajib follow akun Instagram @pemkabmalang @jatimtimescom serta akun
TikTok @kominfomalangkab dan @jatimtimes.
6. Hanya boleh mengirim satu karya terbaik.
7. Video sesuai dengan tema lomba
8. Durasi video 30 detik sampai 90 detik.
9. Unggah di TikTok dengan tag akun TikTok @kominfomalangkab
10. Selain mengunggah di TikTok, peserta juga wajib mengunggah video di akun
Instagram dengan tag akun @pemkabmalang.
11. Wajib memakai hashtag #HUT1261KabMalang #LombaTikTokKabMalang.
12. Video tidak boleh dihapus selama periode lomba sampai pengumuman pemenang.
13. Peserta mengisi dan mengirimkan link video di formulir online (link pendaftaran bit.ly/LombaTiktokKabMalang2021).
14. Karya orisinil dan belum pernah diikutkan lomba serupa (dilengkapi surat pernyataan).
15. Karya tidak melanggar hak cipta/menyinggung isu SARA/tidak vulgar.
16. Peserta yang melakukan kecurangan akan didiskualifikasi.
17. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

Pemenang akan diumumkan pada bulan Januari 2022, namun untuk tanggal pastinya masih belum bisa ditentukan. Untuk informasi lebih lanjut, kalian yang berminat mengikuti lomba TikTok ini bisa menghubungi CP di bawah ini:

- Thya: 081235138741

- Pipit: 082232159374

Informasi hadiah pemenang:

Kategori masyarakat umum:

Hadiah 1: Rp 5 juta
Hadiah 2: Rp 3 juta
Hadiah 3: Rp 2 juta

Kategori pelajar:

Hadiah 1: Rp 5 juta
Hadiah 2: Rp 3 juta
Hadiah 3: Rp 2 juta

Kategori OPD Pemkab Malang

Hadiah 1: Rp 5 juta
Hadiah 2: Rp 3 juta
Hadiah 3: Rp 2 juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
lomba tiktokKabupaten MalangWahyu HidayatHUT Kabupaten Malanglomba tiktok hut kabupaten malangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru