Kaleidoskop Kota Malang 2021

Taman hingga Jalan Baru, Sederet Proyek Pembangunan Kota Malang Sepanjang 2021

Dec 27, 2021 16:35
Desain bangunan Malang Creative Center (MCC) Kota Malang. (Foto: Istimewa).
Desain bangunan Malang Creative Center (MCC) Kota Malang. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Sepanjang 2021, Pemerintah Kota Malang tetap memaksimalkan pembangunan sederet proyek besar. Pembangunan untuk meningkatkan fasilitas layanan publik dan kebutuhan masyarakat itu pun kini sudah berjalan, bahkan menunjukkan progres maksimal.

Mulai dari fasilitas untuk para pelaku ekonomi kreatif (Ekraf), memberikan tempat yang yaman di area publik, pelayanan terpusat di satu tempat, layanan jual beli yang nyaman, hingga upaya mengatasi kemacetan.

Berikut ini sejumlah proyek di Kota Malang sepanjang 2021.

1. Malang Creative Center (MCC)

Proyek MCC dikerjakan secara multi years. Di tahap pertama 2021 ini, dianggarkan sebesar Rp 25 Miliar. Sedangkan di 2022 mendatang, rencana awal dianggarkan sebesar Rp 73 Miliar.

Proyek ini direncanakan bakal dikelola UPT khusus saat target penyelesaiannya pada bulan Juli 2022 mendatang rampung. Sementara, pembangunan hingga akhir 2021 ini ditargetkan bisa mencapai 40 persen.

Gedung tersebut akan dibangun setinggi 8 lantai di lahan eks gedung PDAM lama di kawasan Jl Achmad Yani. MCC akan dijadikan sebagai pusat kegiatan ekonomi kreatif, yang memfasilitasi ratusan pelaku Ekraf di Kota Malang.

2. Taman di eks Pasar Merjosari

Masih berproses, pembangunan taman di eks Pasar Merjosari ditarget rampung akhir 2021 ini. Anggaran yang digelontorkan senilai Rp 3,6 Miliar dari APBD Kota Malang 2021.

Pembangunan taman ini untuk menambah kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Malang yang masih jauh dari target. Di dalamya, mengusung konsep tematik dengan berbagai fasilitasi untuk pendidikan dan tempat bermain.

Termasuk, akan diberikan fasilitas keindahan pernak-pernik lainnya. Seperti, tanaman tabebuya hingga bunga-bunga lainnya, area joging track, fasilitas ramah anak, ramah lansia, hingga toilet.

3. Mal Pelayanan Publik (MPP)

Proyek pembangunan pelayanan publik berada di satu tempat tersebut tengah berproses. Berada di lantai 3 Alun-Alun Mal (Ramayana), akhir tahun 2021 ini pelayanan bisa difungsikan.

Pembangunan fisik MPP pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tertera nilai kontrak pembangunan tahap awal sebesar Rp 1,9 Miliar dengan nilai HPS Rp 2,2 Miliar.

MPP nantinya akan menghadirkan sekitar 400-an pelayanan perizinan dan non perizinan di satu tempat. Seperti, Kantor Urusan Agama (KUA), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Keimigrasian, Perpajakan, Kepolisian, layanan kampus dan layanan publik yang lainnya.

4. Revitalisasi Pasar Rakyat Lebih Modern dan Sehat

Di tahun 2021 ini, Pemkot Malang merevitalisasi 6 pasar rakyat. Diantaranya Pasar Bunulrejo, Pasar Gadang Lama, Pasar Madyopuro, Pasar Lesanpuro, Pasar Bareng dan Pasar Kota Lama.

Pasar-pasar ini direvitalisasi guna mewujudkan pasar rakyat ber-SNI. Di mana di dalamnya diberikan berbagai fasilitas, yang membuat pengunjung dan pedagang merasa aman, nyaman, dan sehat.

5. Jembatan Tlogomas

Pembangunan jembatan alternatif dari Jl Raya Tlogomas ke Jl Saxophone atau sebaliknya yang semula ditargetkan tuntas akhir Desember 2021 ini harus mundur hingga awal tahun Januari 2022.

Pembangunan jembatan senilai Rp 39,7 Miliar itu disinyalir bakal mengurai kemacetan di wilayah barat Kota Malang. Struktur rangka konstruksi jembatan dibuat standar dengan struktur baja, yang memiliki panjang 100 meter dan lebar 14 meter.

6. Pembangunan Jalan Baru di Exit Tol Mapan

Selain lima proyek tersebut, pembangunan jalan tembus di kawasan Madyopuro, tepatnya di depan exit V Tol Malang-Pandaan juga dilakukan untuk mengurai kemacetan. Pembangunan jalan di Jl. Danau Jonge, Sawojajar, Kedungkandang ini sebagaimana tertera di LPSE diproyeksikan menelan anggaran Rp 6 Miliar, dengan waktu pengerjaan selama 120 hari. Saat ini, proses pembangunan masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. 

Pembangunan jalan sepanjang 900 meter ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di kawasan exit Tol Malang-Pandaan. Pasalnya, kawasan Tol Mapan saat ini menjadi salah satu kawasan yang cukup sibuk.

Topik
Ekonomi KreatifKota MalangPasar RakyatAPBD Kota MalangPelayanan Publik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru