Laporan dari Muktamar Ke-34 NU di Lampung

Muncul Papan Ucapan Selamat untuk Said Aqil, GPNU Geram

Dec 23, 2021 22:30
Papan ucapan selamat kepada KH Said Aqil Siradj sebagai ketua umum PBNU. (Ist)
Papan ucapan selamat kepada KH Said Aqil Siradj sebagai ketua umum PBNU. (Ist)

JATIMTIMES -  Muncul karangan bunga ucapan selamat atas terpilihnya KH Said Aqil Siradj  sebagai ketua umum PBNU dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)  di arena Muktamar Ke-34 NU di Provinsi Lampung.

Adanya karangan bunga itu membuat resah Ketua Gawagis Gus Gus Penjaga Nahdlatul Ulama (GPNU) KH Nurkholis al Maulani.

KH Nurkholis  sangat menyayangkan hal itu karena saat ini pemilihan ketua umum PBNU belum dilaksanakan sehingga munculnya papan ucapan itu tentu membuat resah para pihak. 

Nurkholis juga  telah mengkonfirmasi langsung kepada KH Marzuki Mustamar sebagai ketua PWNU Jawa Timur perihal papan ucapan selamat kepada KH Said Aqil Siradj sebagai ketua  umum PBNU. Tetapi, hal itu ditepis oleh KH Marzuki, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang.

“Sudah saya konfirmasi ke Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar. Beliau belum pernah mengeluarkan tulisan ucapan selamat kepada salah satu calon," ucap Nurkholis.

Menurut dia, adanya kiriman papan ucapan selamat tersebut justru merusak citra PWNU Jawa Timur. Padahal,  PWNU Jatim tentunya sangat patuh terhadap proses konstitusi. Terlebih lagi, hal itu juga bisa berimbas ketua PWNU Jawa Timur yang mungkin saja bisa berujung penonaktifan. 

"Ini tidak benar. Beliau (KH Marzuki Mustamar) sangat terganggu,” ucap Nurkholis 

Bahkan, munculnya  papan ucapan yang tidak diketahui pasti siapa pengirimnya tersebut dikatakan Nurkholis sebagai kiriman dari makhluk astral. "Mungkin ini dari setan atau dari Iblis,” ujarnya.

Sebelumnya, papan ucapan selamat tersebut, terlihat dipasang di kawasan Jalan Universitas Lampung. Ucapan selamat terhadap KH Aqil Siradj tersebut juga tak hanya mengatasnamakan PWNU Jawa Timur, melainkan juga PWNU dari daerah lain.

Topik
Muktamar NUpenyelamatan dramatisKH Said Aqil SiradjKH Marzuqi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru