Seorang Indigo Ramal Angin Puting Beliung hingga Tsunami akan Terjadi di 3 Titik Pulau Jawa Tahun 2022

Dec 23, 2021 09:02
Ilustrasi Tsunami (Foto: voomed.com)
Ilustrasi Tsunami (Foto: voomed.com)

JATIMTIMES - Indigo Tigor Otodan kembali mengungkapkan ramalannya terkait bencana alam yang akan terjadi pada tahun 2022. Tigor mengatakan di tahun 2022, Indonesia akan kembali menghadapi cobaan. 

Ia mengatakan ada 3 titik yang diprediksi akan terjadi tsunami besar di Pulau Jawa. Melansir melalui kanal Youtube YouTube Om jenggot putro Romo, berikut 5 bencana yang diprediksi akan menimpa Indonesia di tahun 2022 menurut ramalan Tigor Otadan:

1. Tsunami

Tigor mengatakan akan datang ombak besar yang 'menyapu' beberapa lokasi di pantai selatan Jawa pada tahun 2022. "Aku nggak katakan ini tsunami, tapi air laut ini bakal naik di 3 titik. Antara Prigi, Yogyakarta, dan Sukabumi," ucap Tigor. 

2. Banjir bandang

Menurut Tigor Otadan, bencana lain yang akan datang yaitu banjir. Ia menyebut akan ada saatnya Lampung ditimpa berbagai bencana pada tahun 2022 nanti.

Selain karena curah hujan yang tinggi, angin besar menjadi salah 1 bencana yang mendominasi. "Sepertiga dari Lampung, akan ada bencana karena banjir bandang dan puting beliung," kata Tigor. 

3. Angin puting beliung

Menurut Tigor, di wilayah Jawa Timur khususnya di bagian selatan akan dilanda bencana angin yang cukup hebat pada 2022.

"Ada 3 bencana puting beliung, dari arah Mojokerto, perbatasan Kediri-Nganjuk, dan perbatasan Kediri-Blitar," tambah Tigor. 

4. Lumpur

Selain musibah angin, perlu juga diwaspadai kembali bencana yang berkaitan dengan pengeboran gas bumi. Tigor mengungkap ramalan tahun 2022 tentang beberapa provinsi yang berpotensi terkena bencana seperti lumpur Lapindo.

"2022 hampir sama seperti Lapindo. Yang terjadi di Sumatera Utara, Sulawesi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat," terang Tigor.

Selain daerah itu, Tigor menyebut ada 1 propinsi di Pulau Jawa yang akan mengalami bencana serupa dengan lumpur Lapindo, hanya saja Tigor tidak menjelaskan lokasi detail terjadinya bencana. 

5. Tanah ambles

Secara bertahap tanah yang ada di Pulau Kalimantan disebut akan turun setiap tahunnya. Fenomena ini menurut Tigor akan terjadi mulai tahun 2022.

Jika dibiarkan terus menerus maka daratan di Pulau Kalimantan akan lebih rendah dari lautan.

"Pada 18 tahun mendatang, sepertiga Pulau Kalimantan akan ambles. Jawa ini sudah mulai dekat, Semeru ini alarm pengingat," ucap Tigor.

Kendati demikian, Tigor Otodan menegaskan jika ramalan yang terjadi pada 2022 hanya untuk meningkatkan kewaspadaan, meminimalisir korban, dan mencegah kerusakan. Hendaklah kita memperbanyak doa agar dijauhkan dari segala musibah.

Topik
bencana dan tragediindigoindigoHari jadi lumajang sederhana

Berita Lainnya

Berita

Terbaru