Sukses Digelar, Puluhan Busana Epic Kearifan Lokal Dipamerkan di Ajang Dekranasda Fashion Competition 2021

Dec 22, 2021 17:21
Wali Kota Malang Sutiaji (paling kiri) saat memberikan hadiah kepada salah satu pemenang Dekranasda Fashion Competition (DFC) 2021, di Gedung Kartini, Rabu (22/12/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (paling kiri) saat memberikan hadiah kepada salah satu pemenang Dekranasda Fashion Competition (DFC) 2021, di Gedung Kartini, Rabu (22/12/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Ajang Dekranasda Fashion Competition (DFC) 2021 besutan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Malang sukses digelar.

Event yang mewadahi bakat dan minat para desainer muda Kota Malang tersebut menampilkan sederet karya-karya busana kearifan lokal. Sebanyak 25 finalis desainer muda dari siswa-siswi SMK, Mahasiswa, dan desainer fashion pemula pamer busana di panggung grand show DFC 2021, di Gedung Kartini, Rabu (22/12/2021).

Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi ajang DFC 2021 yang pertama kalinya menyasar anak muda tersebut. Karya-karya para desainer muda ini seakan menjadi kado bagi Kota Malang menjelang akhir tahun.

"Digelar di akhir tahun, dan surprise ya. Desainer-desainer di Kota Malang luar biasa. Dari 25 finalis tadi didominasi anak-anak SMK, itu luar biasa bagi kita, bahwa Malang jadi kota fashionable," ujarnya.

Ke depannya, ia berharap, kiblat fashion di Kota Malang semakin mendunia. Event ini, dinilai juga sebagai bentuk komitmen Kota Malang untuk semakin menggeliatkan sektor ekonomi kreatif (ekraf) di sub sektor fashion. "Ini menunjukan bahwa ekonomi kreatif semakin menggeliat dan itu nanti menjadi komitmen kami untuk terus kita kuatkan," terangnya.

Lebih jauh, Ketua Dekranasda Kota Malang, Widayati Sutiaji mengatakan, ajang ini sebagai bentuk penguatan dalam mengoptimalkan potensi anak-anak muda dalam berkreasi khususnya di bidang fashion Kota Malang.

Terlebih, dengan mengusung tema kearifan lokal dalam perhelatan tersebut. Sehingga, Kota Malang sebagai barometer fashion bisa terus menjaring tak hanya desainer profesional, tapi dengan potensi-potensi baru dalam diri anak-anak muda di Kota Malang.

"Kegiatan ini Dekranasda Fashion Competition ini baru pertama kita laksanakan, ini semi uji coba bagaimana kita bisa menjaring anak muda. Karena barometer fashion Kota Malang ini cukup eksis, dan sekolah di Malang bamyak jurusan fashion. Ke depan kami ingin bisa menjaring lebih banyak lagi," katanya.

Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra mengungkapkan, ajang kolaborasi ini dinilai luar biasa. Karena potensi-potensi anak muda berhasil menampilkan karya-karya fashion yang tak kalah dengan desainer profesional.

Event ini bentuk dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mengeluarkan karya-karya yang berasal dari para desainer pemula.

"Ini sebagai wujud aktualisasi diri para desainer pemula Kota Malang. Untuk terus berkarya dan berprestasi dalam memberikan karya fashion agar lebih berdaya saing dan kompeten, hingga mendunia," tandasnya.

Adapun, sederet pemenang dalam ajang DFC 2021 kali ini sebagai berikut:

- Juara 1 Cindy Febriana - Mahasiswa UM dengan karya Sang Puan.
- Juara 2 Rhadinta A Nads Syafira - SMKN 3 Malang dengan karya AlstomĀ 
- Juara 3 Farda Nur maulana - Maaulychinus dengan karya Simha

- Harapan 1 Humaira Naila Sakhi - SMKN 3 Malang - dengan karya D'Bien.
- Harapan 2 Afila Nurul Sifa - Arema Blauw Dorp,
- Harapan 3 Yudha Erfiana Furry - Hasika Handmade.

Topik
SutiajiDekranasdaprogram smart kampung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru