Hilangnya Pesawat Malaysia MH370 Masih Misteri, Muncul di Citra Satelit Diduga Jatuh di Hutan Kamboja

Dec 22, 2021 12:04
Pesawat Malaysia (Foto: Wikipedia)
Pesawat Malaysia (Foto: Wikipedia)

JATIMTIMES - Hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 hingga kini masih menjadi misteri. Berbagai spekulasi berkembang atas hilangnya pesawat tersebut. 

Kini muncul pengakuan terbaru yang berasal dari Andre Milne. Milne bersama timnya dari Unicorn Aerospace percaya hampir memecahkan misteri itu. Menurut penyelidikan, ia menemukan citra satelit pesawat yang terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia ke Beijing, China itu ada di dalam hutan Kamboja.

Melansir melalui Express.co.uk, Milne telah melakukan referensi silang gambar dengan kontaknya di Pentagon AS dan Gedung Putih. Awalnya ia bermaksud untuk meluncurkan misi pengintaian helikopter pada awal tahun depan.

Komunikasi terakhir awak pesawat yang hilang sejak tahun 2014 itu direkam di atas Laut Cina Selatan, sekitar 38 menit setelah lepas landas. Tak lama, pengendali lalu lintas udara kemudian kehilangan jejak pesawat. 

Namun pesawat tersebut masih bisa dilacak oleh radar militer selama sekitar 1 jam. Melalui data radar menunjukkan pesawat menyimpang dari rute yang direncanakan dan menghilang sekitar 200 mil laut barat laut Pulau Penang, Malaysia.

Milne percaya pesawat itu kemungkinan jatuh di atas Kamboja, yang terletak di timur laut Malaysia, di antara Thailand dan Vietnam. Dugaan tersebut muncul setelah beberapa bukti muncul menunjukkan pesawat yang hilang itu terakhir kali di-ping ke seluruh negeri. 

Informasi itu awalnya diabaikan. Menurut Milne, ia telah mengirimkan 2 tim ke Kamboja. Setelah berbulan-bulan direncanakan, mereka pergi ke hutan Kamboja dan menetapkan lokasi kecelakaan "Lokasinya hampir tidak mungkin dicapai dengan berjalan kaki. Kemudian dikirim drone pengintai untuk mengkonfirmasi keadaan lokasi kecelakaan yang sekarang sudah ditumbuhi vegetasi hutan," ujar Milne. 

Satu-satunya cara mencapai lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Arilines sekarang, lanjut Milne, yakni dengan helikopter pengintai. Ia juga meminta bantuan tim dari China, Rusia dan Amerika Serikat untuk penginderaan jarak jauh.

"Saya ingat bahwa sinyal terakhir yang sebenarnya diterima dari MH370 ke Kontrol Operasi Malaysia sebenarnya dari Kamboja. Sinyal itu secara keliru diabaikan karena dugaan data Samudera Hindia Selatan Inmarsat dianggap lebih dapat diandalkan. Kita semua tahu sekarang bagaimana misi pencarian MH370 berakhir, namun gagal total," kata Milne. 

Menurut penyelidik, gambar satelit yang dibagikan menunjukkan sebelum dan sesudah lokasi hilangnya pesawat MH370. Ia percaya gambar-gambar tersebut, jika dibandingkan akan mengungkapkan sesuatu yang ada di dalam hutan.

Gambar lain yang dibagikan, yakni menunjukkan tata letak Boeing 777 dengan skala 1:1. Gambar itu cocok dengan ukuran skala Malaysia Flight MH370.

Selama ini sejumlah spekulasi berkembang di antaranya pesawat Malaysia Airlines jatuh ke dalam laut. Potongan-potongan puing pesawat juga sempat ditemukan di sepanjang pantai di wilayah tersebut, yang menunjukkan jika pesawat mungkin tidak jatuh di tanah keras. 

Kemudian, laporan pada 2018 menunjukkan kemungkinan adanya campur tangan oleh pihak ketiga atas hilangnya pesawat itu. 

Topik
pesawat malaysia airlineanjungan tunai mesin

Berita Lainnya

Berita

Terbaru