Mayat Ditemukan di Pantai Ngliyep, Korban Sempat Tuliskan Surat Wasiat untuk Keluarga

Dec 21, 2021 16:37
Proses evakuasi mayat perempuan di Perairan Labuhan Gunung Kombang Ngliyep Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang (foto: Satpolair Polres Malang for JatimTIMES)
Proses evakuasi mayat perempuan di Perairan Labuhan Gunung Kombang Ngliyep Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang (foto: Satpolair Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Seorang wanita ditemukan tewas di Perairan Labuhan Gunung Kombang Ngliyep Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Diduga wanita tersebut bunuh diri. Apalagi belakangan diketahui adanya surat wasiat yang ditulis oleh korban untuk keluarga.

Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Malang Iptu Yoni Pribadi mengatakan bahwa Senin (20/12/2021) siang sekitar pukul 14.30 WIB pihaknya mendapat laporan terkait adanya penemuan mayat di laut. Dari informasi itu, pihaknya langsung bergerak untuk memastikan penemuan mayat tersebut

“Kemudian kami memastikan bahwa mayat tersebut adalah berjenis kelamin perempuan, kami beserta tim SAR kemudian melakukan evakuasi karena arus deras dan hujan lebat, hingga bisa nyampai di Sendang Biru jam 20.00 WIB,” ungkap Yoni kepada JatimTIMES, Selasa (21/12/2021).

Saat melakukan evakuasi mayat tersebut, Yoni mengaku sempat menemukan kesulitan. Sebab, saat itu kondisi cuaca hujan deras dan ombak cukup besar.

“(kendalanya) ombak, angin dan hujan deras, akhirnya dengan gigih kami bisa bawa korban, karena arus laut kebetulan ke timur sehingga agak mudah untuk membawa,” kata Yoni.

Disinggung mengenai identitas mayat perempuan tersebut, Yoni mengaku pihaknya terbantu oleh postingan dari masyarakat di grup Facebook. Karena dari postingan tersebut, pihaknya mendapatkan identitas yang belum ditemukan ketika melakukan evakuasi.

“Setelah banyak orang yang posting di Facebook, akhirnya ada keluarga yang memastikan ke RSSA bahwa itu memang ibu kandung nya,” kata Yoni.

Di sisi lain, Yoni juga mengungkapkan bahwa dugaan sementara adanya penemuan mayat tersebut karena bunuh diri. Sebab, dari visum luar yang dilakukan tidak ada unsur kekerasan.

“Kemungkinan besar korban mengalami depresi, shock karena masalah keluarga, dan kemungkinan besar adalah bunuh diri karena ditemukan surat wasiat di kamarnya yang isinya "Aku pergi jauh, jangan dicari” (itu ditemukan keluarganya). Korban setelah kami lakukan visum luar, tidak ada ditemukan unsur kekerasan,” jelas Yoni.

Topik
Pantai NgliyepKabupaten Malangyoni pribadi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru