Januari 2022, Pemkot Malang Target 76 ribu Siswa Tervaksin

Dec 21, 2021 15:30
Wali Kota Malang Sutiaji meninjau pelaksanaan vaksinasi siswa berusia 6-11 tahun di SD Negeri Model Kota Malang, Senin (20/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji meninjau pelaksanaan vaksinasi siswa berusia 6-11 tahun di SD Negeri Model Kota Malang, Senin (20/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah memulai pelaksanaan vaksinasi terhadap siswa-siswi berusia 6-11 tahun sejak Senin (20/12/2021). Vaksinasi dimulai di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Model Kota Malang. 

Pelaksanaan vaksinasi tersebut di-launching langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana serta  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif. 

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pada Desember 2021 ini, Pemkot Malang menargetkan sebanyak 4.278 siswa yang sebelumnya belum tervaksin agar dapat tervaksin. 

Vaksinasi siswa-siswi berusia 6-11 tahun.

Selain itu, program vaksinasi untuk siswa-siswi usia 6-11 tahun bersamaan dengan adanya Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Yakni terdapat rentan waktu selama 28 hari. 

"Jadi, kami targetkan di awal Januari 2022, harapan kami dari sasaran 76 ribu tadi sudah tersasar semua, baik sekolah negeri, swasta maupun sekolah nonformal atau mungkin belum berkesempatan sekolah juga tersasar semua," ungkap Sutiaji. 

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini menyampaikan, untuk ketersediaan vaksin bagi siswa-siswi berusia 6-11 tahun, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Launching.

Program vaksinasi di Kota Malang terus digencarkan karena Kota Malang merupakan daerah urban. Intensitas wisatawan yang datang cukup tinggi dan aktivitas ataupun mobilitas masyarakatnya juga luar biasa. 

"Mungkin ada pembukaan tempat wisata baru atau tempat permainan baru. Sehingga masyarakat sudah tidak waswas lagi. Herd immunity kita terbangun dengan baik. Tapi semua pihak saya imbau tetap waspada dan tetap menguatkan protokol kesehatan," ujar Sutiaji. 

Sementara itu, adanya program vaksinasi yang gencar dilakukan mendapatkan respons positif dari masyarakat Kota Malang. Hal itu terlihat dari capaian vaksinasi di Kota Malang untuk masyarakat umum dosis pertama sudah  99,69 persen. Jadi hanya kurang 0,31 persen masyarakat yang belum tervaksin. 

LOGO-PEMKOT---KOMINFOae9133fb69cc449b.png

Sutiaji berharap, Kota Malang dapat merealisasikan target vaksinasi hingga 100 persen. "Semoga Kota Malang segera bisa merealisasikan di angka 100 persen. Supaya kekebalan kelompok terbentuk dengan baik dancovid-19 bisa kita tekan bersama. Jika covid-19 bisa ditekan, maka perekonomian warga akan membaik," pungkas Sutiaji. 

Topik
Vaksinasivaksinasi kota malangSutiajiDiskominfo Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru