Jelang Malam Misa Natal, Polresta Malang Kota dan Brimob Terjunkan Jibom dan K-9

Dec 21, 2021 07:35
Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto (kiri) bersama jajaran saat berada di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kota Malang, Senin (20/12/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto (kiri) bersama jajaran saat berada di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kota Malang, Senin (20/12/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menjelang malam misa natal di tanggal 24 Desember 2021 nanti, jajaran petugas dari Polresta Malang Kota bersama Satbrimob Polda Jawa Timur akan terjunkan penjinak bom (jibom) dan anjing K-9. 

Hal itu diungkapkan oleh Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto saat melakukan pengecekan terkait kesiapan penerapan protokol kesehatan di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kota Malang

"Dari Brimob khususnya dari tim jibom (penjinak bom) Batalion B Sat Brimob daerah yang ada di Pakis dibantu dengan Sat Samapta, karena kita punya salah satu anjing K-9 yang bisa melakukan deteksi terhadap handak (bahan peledak) yang ada di suatu tempat," ungkap Deny kepada JatimTIMES.com, Senin (20/12/2021). 

Nantinya, kegiatan pengecekan serta sterilisasi menjelang malam misa natal di gereja-gereja Kota Malang akan melibatkan aparat gabungan dari Polresta Malang Kota dan Satbrimob Polda Jawa Timur. 

"Paling tidak H-1 tanggal 24 Desember (sterilisasi) karena keterbatasan tenaga tentunya diharapkan dari pagi sampai sore bisa kita susuri gereja-gereja yang akan melaksanakan ibadah," tutur Deny.

Pengecekan gereja.

Terlebih lagi, Polresta Malang Kota juga telah menerima daftar gereja-gereja di Kota Malang yang nantinya akan menggelar misa natal tahun 2021 ini. 

"Informasi yang masuk ke Polresta gereja-gereja yang melaksanakan ibadah, ya sekitar 80 (gereja) dari 5 kecamatan," kata Deny. 

Perwira dengan dua melati dipundaknya ini menuturkan, pihaknya juga telah berkoordinasi secara virtual dengan Dewan Gereja-gereja di Indonesia bersama Kementerian Agama RI terkait persiapan misa natal. Nantinya hasil koordinasi tersebut akan diteruskan ke dewan gereja-gereja yang ada di daerah. 

Pihaknya mengimbau kepada para jemaat yang akan melangsungkan ibadah misa natal untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Selain itu juga harus sudah tervaksin.

"Kemudian terhadap ancaman bom tentunya kita berdoa semoga kegiatan akhir tahun ini tidak ada hal-hal yang dikhawatirkan," pungkas Deny. 

Topik
pendidikan islamKota MalangPolresta Malang KotaBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru