Target Pajak Kabupaten Malang 2022 Naik, Bupati Sanusi Optimistis Tercapai

Dec 19, 2021 19:51
Bupati Malang, HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang, HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi optimistis kenaikan target pajak di tahun 2022 mendatang dapat tercapai. Sanusi mengatakan pihaknya optimistis bahwa masih ada potensi pajak yang saat ini masih belum tergali optimal. 

Sementara untuk target perolehan pajak yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Malang tahun 2022 adalah sekitar Rp 414 miliar. Angka tersebut naik dari target pajak daerah tahun ini yang sebesar Rp 312 miliar. 

Salah satu cara yang akan ditempuh Pemkab Malang agar perolehan pajak daerah lebih optimal adalah dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi. Agar target yang sudah ditetapkan dapat terpenuhi. "Agar bisa mencapai target yang telah ditentukan. Serta tidak ada kebocoran dalam rangka penanganan pajak daerah," ujar Sanusi kepada MalangTIMES.

Menurutnya, semua jenis pajak yang menjadi sumber pendapatan daerah Kabupaten Malang akan terus digenjot agar perolehannya dapat lebih maksimal. 

Meskipun, ia berpendapat, jenis pajak yang masih menjadi andalan di Kabupaten Malang adalah pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak restoran dan pajak hotel.

Keyakinannya tersebut juga diperkuat dengan adanya hotel bintang 4 yang baru dibuka di Kepanjen Kabupaten Malang. Yakni Hotel Grand Kanjuruhan dan Hotel Grand Miami. "Pasti itu (Grand Kanjuruhan dan Grand Miami) akan berpengaruh pada pendapatan Kabupaten Malang," tegas Sanusi. 

Di sisi lain, Bupati asal Gondanglegi ini juga mengatakan bahwa pajak merupakan salah satu instrumen yang memiliki peranan penting bagi negara. Terutama untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional dan daerah di masa pandemi seperti sekarang ini. 

"Uang pajak yang disetorkan ke PAD, juga banyak digunakan untuk penanganan Covid-19. Hingga saat ini Kabupaten Malang bisa zero Covid-19. Dan vaksin juga sudah tercapai 74 persen. Dan di faktual perkiraan sudah hampir 90 persen," pungkas Sanusi. 

Topik
SanusiKabupaten MalangTarget Pajak

Berita Lainnya

Berita

Terbaru