Tambah Jumlah RTH, DLH Kota Malang bersama Kader Lingkungan Gencar Tanam Pohon

Dec 19, 2021 18:09
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto (tengah) saat berada di kawasan Bamboo Mewek Park dalam acara penanaman pohon, Minggu (19/12/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto (tengah) saat berada di kawasan Bamboo Mewek Park dalam acara penanaman pohon, Minggu (19/12/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang bersama perkumpulan Kader Lingkungan Kota Malang gencar melakukan aksi penanaman pohon dan pelestrarian lingkungan untuk menambah jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto saat ditemui pewarta di sela-sela kegiatan menanam pohon dan bersih sungai bersama Kader Lingkungan di Bamboo Mewek Park.

"Ya betul (kegiatan menanam pohon untuk RTH), nanti bisa dicatat dan masuk di RTH juga," ungkap Wahyu kepada JatimTIMES.com, Minggu (19/12/2021).

Menanam pohon.

Pasalnya, berdasarkan hasil koordinasi antara DLH Kota Malang dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, total RTH di Kota Malang saat ini lebih dari 10 persen.

"Batas minimalnya 20 persen, jadi RTH itu kan tidak hanya taman, ada makam, terus pinggir jalan, bantaran sungai," ujar Wahyu.

Maka dari itu, gerakan menanam pohon ini terus dilakukan di seluruh lima kecamatan yang ada di Kota Malang. Pihaknya juga mengimbau, jika para anggota Kader Lingkungan membutuhkan bibit tanaman keras bisa langsung disampaikan ke DLH Kota Malang.

Pembersihan.

Selain itu juga dilakukan pelestarian lingkungan dengan melakukan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) di daerah aliran sungai yang seringkali menyebabkan air meluap.

Wahyu pun mencontohkan salah satu wilayah yang gencar melakukan pelestarian lingkungan yakni Kecamatan Lowokwaru. "Pak Camat (Lowokwaru) ini tiap minggu juga melakukan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen sebulan 13 kali," tutur Wahyu.

Menurutnya, dengan lingkungan yang bersih dan banyaknya pohon yang ditanam, akan memberikan pembelajaran terhadap masyarakat untuk merawat dan peduli kepada lingkungan.

"Jadi kalau pohon tambah banyak, oksigen kita juga tambah banyak, insya allah masyarakat Kota Malang kan bisa lebih sehat lagi, ini memang yang kita harapkan," terang Wahyu.

Pembersihan.

Sementara itu, Ketua Kader Lingkungan Kota Malang Muhammad Zainul Arifin mengatakan, anggota Kader Lingkungan tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Malang. Di mana masing-masing kecamatan terdapat 25 orang pengurus Kader Lingkungan, sehingga total terdapat 125 orang.

"Per kecamatan kita ambil 25, itu kita kembangkan masing-masing kelurahan itu ada binaan dari kader kecamatan. Per kelurahan ada 25 kader lingkungan di 57 kelurahan yang ada, jadi lebih dari 1000 anggota," beber Zainul.

Lebih lanjut, Ketua Kader Lingkungan Kecamatan Lowokwaru Kasiyan menambahkan, beberapa macam tanaman kategori keras, hias dan buah-buahan pun rutin ditanam oleh Kader Lingkungan.

Mulai dari tanaman hias pucuk merah, andong, hingga bulu ayam. Lalu juga ada tanaman keras seperti mahoni, beringin dan lain-lain. Selain itu juga beberapa kali mendapatkan bantuan tanaman buah-buahan dari Alfamart Malang.

"Biasanya Alfamart mensupport bibit tanaman mangga, blimbing sama jambu air. Hari ini juga dibantu bibit pohon durian yang ditanam di Bamboo Mewek Park," pungkas Kasiyan.

Topik
DLH Kota Malangsatgas internalRuang Terbuka Hijaukader lingkungan kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru