Bantu Warga Kurang Mampu di Tengah Pandemi, Majelis Taklim Khairunnisa Gelar Khitanan Asyik 

Dec 18, 2021 12:06
Dua orang peserta Khitanan Asyik keenam yang merupakan saudara kembar sedang berfoto di area photoboth Khitanan Asyik keenam di Masjid Abdullah, Sabtu (18/12/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Dua orang peserta Khitanan Asyik keenam yang merupakan saudara kembar sedang berfoto di area photoboth Khitanan Asyik keenam di Masjid Abdullah, Sabtu (18/12/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sebagai bentuk membantu warga yang kurang mampu di tengah pandemi Covid-19, ibu-ibu dari Majelis Taklim Khairunnisa Masjid Abdullah menggelar khitanan asyik yang keenam dengan menyasar 50 anak di sekitaran Perumahan Permata Jingga Malang.

Ketua Panitia Pelaksana Khitanan Asyik keenam Dhani mengatakan, kegiatan Khitanan Asyik ini rutin digelar setiap tahun sekali sejak tahun 2016. Tujuan utamanya untuk membantu  memfasilitasi warga di sekitaran Perumahan Permata Jingga yang kurang mampu. 

"Selain untuk syiar agama, fitrah kesucian dari 5 itu kan salah satunya khitan, kita ingin mensyiarkan agama ini salah satunya dengan Khitanan Asyik," ujar Dhani kepada JatimTIMES.com, Sabtu (18/12/2021). 

 

Pihaknya menyampaikan, alasan menggunakan tema Khitanan Asyik dikarenakan saat gelaran khitanan, anak-anak sedang masa-masa akan libur sekolah. Selain itu, pihak panitia memang berkeinginan untuk mengemas acara lain dari pada yang lain. 

 

Pasalnya, 50 peserta Khitanan Asyik keenam ini memiliki rentan usia sekitar 5 sampai 13 tahun. Di mana masa-masa anak usia tersebut memerlukan pendekatan yang tidak monoton agar, anak-anak lebih nyaman dan santai mengikuti gelaran Khitanan Asyik. 

Setelah menjalani proses khitan, anak-anak juga diberikan beberapa hadiah dan uang tunai untuk memberikan semangat pada anak-anak yang telah mengikuti Khitanan Asyik keenam. 

"Kita memfasilitasi dengan memberikan Al-Quran, peralatan sekolah lengkap, tas, tempat minum, sajadah, konsumsi, photoboth, sedikit uang saku dari kami dan sertifikat," tutur Dhani.

Pihaknya pun mengatakan bahwa kegiatan Khitanan Asyik keenam ini tidak sepeserpun dipungut biaya alias gratis. Tujuan utama dari gelaran Khitanan Asyik ini memang murni untuk membantu sesama umat muslim laki-laki dalam menjalankan kewajiban untuk khitan.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Khairunnisa Astutiningsih mengatakan, sejak awal digagas pada tahun 2016, kegiatan Khitanan Asyik ini terus mendapatkan respons yang baik dari masyarakat sekitar Perumahan Permata Jingga.

Di mana dalam mencari anak-anak yang tergolong dari warga kurang mampu ini, pihaknya menyebarkan flyer dan memberikan penyaluran informasi dari satu warga ke warga yang lain untuk mengikuti Khitanan Asyik. 

"Tahun 2016 itu kita mendapatkan 22 anak, tahun 2017 kita dapat 17 anak, tahun 2018 paling banyak 112 anak, tahun 2019 itu 100 anak, tahun 2020 karena pandemi itu kita batasi lima orang bergantian di klinik dan 2021 ini 50 orang," terang Astutiningsih. 

Lebih lanjut, Sri Indrawati yang merupakan warga Kecamatan Lowokwaru dan ibu dari salah satu anak yang telah mengikuti prosesi khitan bernama Muhammad Fauzi bersyukur sekali dengan adanya kegiatan bermanfaat seperti Khitanan Asyik ini. 

"Alhamdulillah sudah lega, tanggungjawabnya sudah kelar satu menghkhitankan," kata Sri Indrawati. 

Selain itu saat prosesi khitan, Muhammad Fauzi yang berusia 11 tahun saat ini sedang duduk di bangku kelas 5 di salah satu sekolah dasar ini pun tidak menangis saat di khitan. 

Pihaknya pun berharap agar kegiatan Khitan Asyik semacam ini agar terus digelar. Karena sangat bermanfaat sekali. Utamanya bagi menjalankan syariat Islam untuk kesucian diri.

"Semoga khitan massal ini lanjut terus karena bisa membantu masyarakat yang kurang mampu," pungkas Sri Indrawati. 

Topik
promo fifgrouppermata jinggaPerumahan Permata Jingga

Berita Lainnya

Berita

Terbaru