Semeru Kembali Erupsi, Kondisi Terbaru Jembatan Gladak Perak Seperti Ini

Dec 16, 2021 20:13
Kondisi Gladak Perak yang dialiri lahar dingin erupsi Semeru (foto: potongan video)
Kondisi Gladak Perak yang dialiri lahar dingin erupsi Semeru (foto: potongan video)

JATIMTIMES - Jembatan Besuk Kobokan atau yang lebih dikenal Gladak Perak dialiri banjir lahar dingin dengan intensitas tinggi usai Gunung Semeru mengalami erupsi Kamis (16/12/2021) pagi.

Berdasarkan video yang diterima JatimTIMES, banjir lahar dingin mengalir deras melewati Jembatan Gladak Perak yang pada Sabtu (4/12/2021) lalu telah putus total.

“Kondisi terkini, Gladak Perak, air datang besar sekali sampai kebawah. Ada lahar dingin dan asap mengepul sampai kebawah,” bunyi suara laki-laki yang ada dalam video tersebut.

Dalam video itu, sangat terlihat jelas aliran lahar dingin mengalir ke arah utara. Jika dilihat dalam peta, lahar menuju ke arah Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

“Asap terus mengepul di sekitar reruntuhan jembatan hingga kearah sana. Kondisi langsung dan terkini dari Gladak Perak. Air ke arah utara lagi, ke arah (Dusun) Kamar Kajang,” lanjut suara dalam video tersebut.

Lahar dingin yang mengalir deras melewati jembatan Gladak Perak (foto: potongan video)

Sebagai informasi, Jembatan Besuk Kobokan atau Gladak Perak putus akibat terjangan lahar dingin erupsi Semeru awal Desember. Karena putus total, Kecamatan Pronojiwo menjadi wilayah bagian Kabupaten Lumajang yang terisolasi, sehingga bantuan hanya dapat diberikan melalui Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Rencananya, Pemkab Lumajang akan membangun jembatan sementara yang dapat dilalui oleh kendaraan roda dua hingga roda tiga. Sementara, pembangunan jembatan akan dilakukan tahun depan dengan konstruksi baru dan ditargetkan selesai dalam jangka waktu 9 bulan.

Topik
erupsi semeruGunung Semeruberita semeru

Berita Lainnya

Berita

Terbaru