Shelter Lansia Kota Malang Berbuah Penghargaan dari Gubernur Jatim

Dec 16, 2021 12:51
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Istimewa)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Prestasi kembali diraih Kota Malang. Kali ini, penghargaan kategori Pemerintah Kabupaten/Kota yang Memiliki Shelter Mandiri bagi kelompok lanjut usia (lansia).

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjadi juara ke 2. Piagam penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko pada peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 pada 14 Desember lalu.

“Tentu ini bentuk komitmen kami untuk mewujudkan pembangunan yang ramah lansia. Ke depan, akan terus kita tingkatkan shelter lansia agar makin layak dan merata,” ujar Bung Edi (sapaan wawali kota Malang).

Berdasarkan data statistik, 6,76 persen penduduk Kota Malang masuk usia lansia. Harapannya setiap program bagi lansia bisa tepat sasaran, termasuk dalam bentuk shelter untuk perlindungan.

Upaya perlindungan dalam bentuk shelter lansia di Kota Malang tersebar di tiga titik. Yakni, di Tuna Wisma Karya (TWK) Sukun berkapasitas 20 orang. Shelter ini diperuntukkan bagi kategori lansia tidak potensial dan saat ini sudah diisi empat lansia.

Kemudian pondok lansia berkapasitas delapan orang terletak di Jalan Sunan Muria 1 yang diperuntukkan bagi i lansia potensial. Saat ini pondok lansia  sudah dihuni 6 lansia.

"Ada pula Skema Camp Assesment di Tlogowaru dengan kapasitas 30 orang untuk menampung asesmen hasil razia dan saat ini ditinggali delapan lansia," jelas Bung Edi.

Penghargaan ini bagian dari komitmen Pemkot Malang menuju kota ramah lansia. Penerapannya dikembangkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Lansia, penguatan kelembagaan Komisi Daerah (Komda) Lansia, hingga program Rantang Kasih.

"Masih adanya gap kebutuhan lansia, tantangan yang terus dijembatani dengan solusi-solusi secara bertahap dan berkelanjutan. Kami akan membangun dan memperbaiki infrastruktur, taman, angkutan kota, layanan kesehatan, dan lain sebagainya untuk melayani para lansia," pungkas wawali.

Topik
Forikan TerbaikWapres batal ke LumajangKapolres TulungaungBerita MalangPemkot Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru