Pasca Banjir Bandang, Kota Batu Hadirkan Forum Pengurangan Risiko Bencana

Dec 16, 2021 10:28
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat mengukuhkan FPRB di Hotel Aster Batu, Rabu (15/12/2021). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat mengukuhkan FPRB di Hotel Aster Batu, Rabu (15/12/2021). (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Kejadian bencana alam banjir bandang yang sempat menelan korban di Kota Batu pada 4 November silam menjadikan pembelajaran bagi Pemkot Batu. Karena itu, kini Pemkot Batu bergerak cepat dengan membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Batu.

FPRB dihadrikan untuk periode 2021-2024 yang dikukuhkan oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Hotel Aster Batu, Rabu (15/12/2021). Dewanti mengatakan, penanggulangan bencana tidak hanya mengandalkan peran dari pemerintah, tetapi juga masyarakat, pelaku usaha, akademisi dan media.

Karena itu, dengan dibentuknya FPRB di Kota Batu ke depan dapat berperan dalam kegiatan pengurangan bencana di Kota Batu. “Semoga FPRB Kota Batu dan seluruh pihak dapat menjadi partner untuk membuat program kerja agar alam kondusif bagi kita semua,” kata Dewanti.

Dewanti meminta, ke depan forum ini bukan hanya bergerak jika ada musibah, tetapi juga memberi saran dan bersinergi kepada pihak terkait agar dapat mencegah musibah itu datang. “Karena Kota Batu sudah merasakan bagaimana rasanya terkena musibah bencana yang cukup besar,” tambah Dewanti.

Sebab, banjir bandang yang terjadi belum lama ini telah merenggut korban hingga meninggal dunia. Setidaknya ada 7 korban meninggal dunia atas insiden memilukan tersebut. Karena itu, ke depan pengurus bisa melakukan koordinasi dengan beberapa organisasi perangkat daerah terkait.

“Bisa koordinasi dinas terkait untuk melakukan sinkronisasi program, seperti dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup, dan sebagainya,” ujar Dewanti yang juga istri Eddy Rumpoko ini.

Dengan saling berkoordinasi bisa melakukan gerakan menanam pohon atau pembersihan sungai. Kemudian forum juga harus mampu memberi edukasi ke warga cara mengatasi bencana dan langkah mengantisipasinya.

“Harapannya supaya masyarakat bisa tergugah untuk ciptakan kondisi yang aman dan mengerti jika ada bencana serta apa penyebabnya dan meminimalisir jumlah korban,” harap Dewanti.

Topik
Antisipasi Bencanabanjir bandangKota BatuWali Kota Batu Dewanti Rumpokoberita kota batuBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru