Sidang Tipiring 42 Pelanggar Perda Kota Malang, Denda Capai Rp 19,4 Juta

Dec 15, 2021 19:11
Salah satu pelanggar yang sedang menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Mini Block Office Balai Kota Malang, Rabu (15/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Salah satu pelanggar yang sedang menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Mini Block Office Balai Kota Malang, Rabu (15/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang bersama Kejaksaan Negeri Malang dan Pengadilan Negeri Kelas I Malang melakukan sidang tindak pidana ringan (tipiring) kepada 42 pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang. 

Setelah berkas perkara lengkap, sebanyak 42 pelanggar menjalani sidang tipiring di Mini Block Office Balai Kota Malang. Di mana pelanggar tersebut merupakan hasil operasi rutin yang gencar dilakukan oleh Satpol PP Kota Malang. 

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, operasi rutin yang gencar dilakukan dan pelaksanaan sidang tipiring ini merupakan proses sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat dengan terukur. 

"Proses penegakan hukum pun secara terukur akan terus dijalankan. Tentunya ini bagian dari upaya meningkatkan disiplin warga negara dan menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat,” ungkap Sutiaji dalam keterangan resmi yang diterima JatimTIMES.com, Rabu (15/12/2021). 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Malang Handi Priyanto menuturkan, proses penindakan sidang tipiring yang dikenakan kepada 42 pelanggar perda sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

"Penertiban sesuai arahan bapak Wali Kota Malang, terus akan dijalankan Satpol PP dalam lingkup peran kami sebagai penegak perda,” terang Handi. 

Di mana dalam pelaksanaan sidang tipiring dari 42 pelanggar perda ini, total denda yang dikenakan mencapai Rp 19,4 juta. Nantinya uang tersebut akan masuk ke kas negara. 

Dari 42 pelanggar yang menjalani sidang tipiring, Handi menyebutkan puluhan pelanggar tersebut terdiri dari beberapa jenis pelanggaran. Yakni, pelanggaran terkait minuman beralkohol sebanyak tiga pelanggar, terkait reklame 21 pelanggar, pedagang kaki lima (pkl) 12 pelanggar, protokol kesehatan dua pelanggar dan parkir empat pelanggar. 

Topik
Satpol PP Kota Malangsanksi ppkm daruratWalikota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru