Viral Video Anak Dipukuli Ayahnya Pakai Balok Kayu, Bocah Teriak Kesakitan

Dec 15, 2021 10:57
Viral Video Anak Dipukuli Ayahnya Pakai Balok Kayu (Foto: Screenshot)
Viral Video Anak Dipukuli Ayahnya Pakai Balok Kayu (Foto: Screenshot)

JATIMTIMES - Sebuah video penganiayaan terhadap seorang anak viral di media sosial. Dalam video yang beredar melalui pesan WhatsApp itu, tampak seorang anak yang dipukul oleh ayahnya sendiri. 

Tega, ayah itu memukul anaknya dengan balok kayu yang cukup panjang. Anak tersebut terdengar menangis dan menjerit kesakitan.

Namun, sang ayah justru terus memukuli sekujur tubuh anak itu. Bahkan sang ayah terus memukul hingga kayu di tangannya patah.

Dalam video itu juga terdengar anak lain tengah menyaksikan penganiayaan tersebut. Anak itu terdengar menangis dan terus-terusan memanggil 'papa'.

Video viral itu pun langsung ditanggapi oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Pihak KPAI menegaskan penganiayaan itu tidak terjadi di Indonesia.

Kendati demikian, beredarnya video penganiayaan itu membuat KPAI turun tangan. KPAI juga menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menelusuri peristiwa tersebut.

"Seminggu ini, viral di media sosial video kekerasan. Banyak masyarakat bertanya ke KPAI untuk mendapatkan penjelasan di mana titik lokasi kejadian yang sebenarnya," kata Ketua KPAI Susanto. 

Dari hasil penelusuran, Susanto mengungkapkan peristiwa tersebut bukan terjadi di Indonesia. Peristiwa kekerasan tersebut, ternyata terjadi di India.

"Hasil telaah dan pendalaman Badan Siber, kejadian dalam video tersebut bukan di Indonesia tetapi di India (Charitnaka). Tersangka adalah Ashok Ghante, korban masih usia anak. Saat ini kasusnya sudah ditangani kepolisian," ungkap Susanto.

Susanto melanjutkan, saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh kepolisian India. Sang ayah, lanjutnya, juga sudah ditangkap.

"Dalam kasus ini, sekarang ibu dari anak tersebut telah mengajukan kasus terhadap suaminya sendiri. Polisi telah menangkap ayah tersangka," kata Susanto. 

Susanto juga mengimbau masyarakat untuk tidak lagi memviralkan video kekerasan tersebut.

Topik
dpc pdip jatimVideo kekerasanvideo ayah aniaya anakbusana ala koreavideo viral

Berita Lainnya

Berita

Terbaru