Disahkan DPRD Kota Malang, Layanan Sedot Tinja Jadi Tugas Baru Perumda Tugu Tirta

Dec 13, 2021 20:16
Pengambilan Keputusan Tentang Ranperda Perumda Tugu Tira di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Senin (13/12/2021) malam. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Pengambilan Keputusan Tentang Ranperda Perumda Tugu Tira di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Senin (13/12/2021) malam. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Perda No 11 Tahun 2019 tentang Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang di tingkat DPRD Kota Malang telah tuntas. Dalam hal ini, legislatif telah mengesahkan dan menyepakati untuk selanjutnya dilakukan implementasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Pengesahan tersebut disetujui dalam agenda Pengambilan Keputusan Tentang Ranperda Perumda Tugu Tira di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Senin (13/12/2021) malam.

Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Abdurrochman mengatakan, dengan disetujuinya Ranperda Perumda Tugu Tirta ini, Pemkot Malang didorong untuk segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal).

"Kami berharap ini segera ada implementasi untuk segera dibuatkan Perwal. Dengan ini ada kepastian hukum, bagaimana perda ini bisa efektif untuk masyarakat. Diharapkan dengan aturan ini ada peningkatan layanan di masyarakat," ujarnya.

Adapun, beberapa hal dalam Ranperda tersebut menjadi sorotan. Dimana, kegiatan usaha Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang akan ditambah. Sehingga bentuk pelayanan dengan disahkannya Ranperda tersebut tak hanya dalam hal pendistribusian air.

Di antaranya, memproduksi air minum, mengembangkan unit usaha dan melakukan kegiatan usaha dalam pengelolaan sumber daya air.

Kemudian, kegiatan usaha yang ditambahkan ada pula pada dalam bentuk pelatihan manajemen sumber daya manusia, penyediaan sarana prasarana air minum, hingga penyiapan sarana prasarana teknologi dan informasi.

Lalu, kegiatan usaha penyediaan air minum dalam kemasan, hingga pelayanan sedot air tinja terjadwal. Hal itu ditambahkab Wakil Ketua DPRD Kota Malang II, Asmualik.

Langkah ini guna menambah kapasitas kinerja dari Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. "Karena kita ingin sumber air ini bagus, karenanya ada peluang Tugu Tirta melaksanakan penugasan dengan ditambah penyedotan tinja itu," jelasnya.

Politisi PKS itu menambahkan, termasuk ke depannya diminta untuk mengoptimalkan layanan usaha lain, yakni penyediaan air kemasan sebagai inovasi baru bagi Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.

"Selama ini di PDAM daerah lain ada yang produksi air kemasan, Kota Malang ini belum. Kemarin dasarnya nggak punya, dengan regulasi ini ada inovasi-inovasi yang bisa lebih optimal," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No 11 Tahun 2019 tentang Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang ini sebagai salah satu wujud nyata dalam upaya peningkatan pelayaban perusahaan. Sehingga, hal ini sebagai landasan hukum yang sesuai dengan perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat.

"Sebagai salah satu BUMD, ini komitmen kita dan Perumda Tugu Tirta tidak sama dengan BUMD lainnya. Tidak hanya mencukupi kebutuhan dasar, juga kami tekankan kebutuhan sosial," ungkapnya.

Berkaitan dengan pengelolaan limbah tinja ini menjadi salah satu yang baru dalam layanan tersebut. Hal itu bentuk dari menata kualitas pelayanan dan pengembangan lebih baik dalam Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.

"Perunahan ini karena ada tusi (tugas dan fungsi) yang harus diampu oleh Tugu Tirta. Jadi ada layanan pengelolaan limbah tinja itu. Ini komitmen dalam pengembangan kualitas dan layanan Tugu Tirta," pungkasnya.

Topik
Perumda Tugu TirtaPerumda Tugu Tirta Kota MalangPDAM Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru