Bela Mulan Jameela soal Karantina, Anggota DPR Termuda Hillary Brigitta: DPR Setara Presiden

Dec 13, 2021 18:21
Hillary Brigitta (Foto: IST)
Hillary Brigitta (Foto: IST)

JATIMTIMES - Anggota DPR RI Mulan Jameela dan keluarga saat ini diterpa isu jalan-jalan ke mal di tengah masa karantina mandiri usai berlibur di Turki. Terkait isu tersebut, anggota DPR termuda, Hillary Brigitta Lasut, menyebut karantina mandiri bagi anggota DPR sah saja karena DPR dan Presiden setara dalam pembagian kekuasaan.

"Dilihat dari sudut pandang hukum, DPR itu setara Presiden kalau dalam pembagian kekuasaan, tidak masuk akal dan tidak etis kalau Presiden karantina di Istana Bogor terus DPR RI karantina di Wisma Atlet," kata Hillary dalam keterangannya, Senin (13/12/2021).

Hillary, mengatakan jika anggota DPR RI, termasuk Mulan Jameela, harus dikarantina di Wisma Atlet, hal itu bisa dianggap mendiskreditkan kesetaraan lembaga. Ia juga mengatakan DPR RI mengawasi kinerja Presiden.

"Presiden harus dikarantina di Wisma juga apabila DPR dikarantina di Wisma Atlet dan tidak dimungkinkan di lapangan karena sambil karantina DPR dan Presiden dan jajaran tertinggi Yudikatif tetap dibebani tugas untuk melaksanakan tugas negara secara virtual. Kalau Presiden dan DPR dan hakim agung dan hakim konstitusi, Kapolri dan Panglima dan Kajagung semuanya harus karantina di Wisma Atlet, selain menyulitkan tugas penyelenggaraan suatu negara, secara keamanan tidak dapat dijamin, khususnya untuk Presiden," kata Hillary. 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika hanya eksekutif yang dapat perlakuan khusus dan lembaga setara yang mengawasi kinerja Presiden dalam praktiknya tidak mendapat perlakuan yang setara, wibawa kelembagaan pengawas kinerja Presiden seperti DPR berpotensi makin hari makin dianggap lebih remeh. 

Hillary lantas menyebut jika wibawa kelembagaan tidak dijaga, bagaimana mereka bisa dihargai saat meminta pertanggungjawaban dari para mitra. Ia juga mengingatkan wakil rakyat diberikan kepercayaan untuk mengawasi kinerja Presiden dan kinerja yudikatif dan DPR pada hakikatnya kolektif kolegial.

"500-an lebih anggota itu baik pimpinan maupun anggota biasa, adalah individu yang membentuk lembaga DPR. Kalau ada yang bilang Presiden itu setaranya cuma sama pimpinan DPR, itu salah secara aturan. Dalam aturan, pimpinan DPR itu dibedakan dari anggota hanya dalam fungsi mengatur jalannya sidang. Sisanya setara demi hukum," tandas Hillary.

Soal Mulan Jameela, Hillary mengatakan, secara aturan tidak ada larangan anggota keluarga seorang Dewan mendampingi saat kunjungan kerja ke mana pun karena dibiayai sendiri dan tidak ikut dalam kegiatan inti kunjungan seperti rapat-rapat dan kunjungan pengawasan. Sama halnya seperti karantina masyarakat biasa di hotel, Hillary menyebut 1 keluarga diperkenankan karantina di 1 ruangan yang sama, apalagi saat membawa anak-anak.

Selanjutnya, ia menyebut masyarakat non anggota DPR, baik sekretaris, tenaga ahli, maupun anggota keluarga, secara aturan tidak dilarang ikut rombongan kunjungan kerja resmi DPR RI selama diizinkan anggota tersebut dan dibiayai sendiri. 

"Jadi tidak ada yang berbeda dan tidak ada yang istimewa sebenarnya apabila dari sudut pandang aturan sehingga keluarga Mbak Mulan karantina di rumah juga tidak dilarang, karena berarti masing-masing rumah anggota Dewan seperti dibuat menjadi lokasi karantina dengan kapasitas kecil, secara keamanan untuk karantina, tidak ada bedanya dengan hotel. Apalagi kalau rumah dinas, banyak sekali pengawas dan rumahnya berdempet dan sanksi sosial ketika keluar rumah hampir dapat memastikan anggota yang karantina tidak berani keluar rumah," ujar Hillary.

Ia menekankan, saat karantina, baik DPR, Presiden dan yudikatif tetap terikat tanggung jawab. Jika ada kekacauan atau malfungsi negara saat karantina, Hillary mengatakan tidak mungkin masyarakat bisa menerima atau memaklumi.

"Masyarakat tidak dibebani dengan tanggung jawab yang sama dengan Presiden, DPR dan yudikatif selama proses karantina. Jadi buat saya tidak bisa dibilang tidak adil. Standar saya aturan, karena saya background hukum, segala hal tidak melanggar hukum tidak akan saya salahkan, dan dalam kasus Mbak Mulan ini, tidak ada aturan yang dilanggar olehnya," kelakar Hillary lagi.

Topik
Mulan JameelaKarantina MandiriHillary Brigitta

Berita Lainnya

Berita

Terbaru