Dukung KH Marzuki Mustamar Jadi Calon Alternatif Ketum PBNU, Pengasuh Padepokan Al Hikmah Nurul Karomah: Beliau Sosok Panutan

Dec 12, 2021 09:06
Gus Nardi, pengasuh Padepokan Al Hikmah Nurul Karomah (Singojoyo) (Ist)
Gus Nardi, pengasuh Padepokan Al Hikmah Nurul Karomah (Singojoyo) (Ist)

JATIMTIMES - Ketua PWNU Jatim  KH Marzuki Mustamar dinilai banyak pihak, utamanya para ulama, sebagai  sosok yang pas untuk memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).  Salah satunya diungkapkan Gus Sunardi, pengasuh Padepokan Al Hikmah Nurul Karomah (Singojoyo), Grati, Pasuruan.

Menurut Gus Sunardi, pembawaan sederhana dari KH Marzuki Mustamar sangatlah pas untuk menjadi sosok atau figur seorang pemimpin PBNU.  "Beliau ini bisa membawahi (mengayomi) segala lapisan," ungkapnya, Minggu (12/12/2021). 

Selain itu, Gus Sunardi menilai  pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang tersebut sosok yang begitu bijaksana dalam mengambil sikap dan menentukan langkah-langkah atau sebuah keputusan.

1

"Beliau bisa menjadi panutan yang sangat baik bagi kita-kita yang masih muda ini," tuturnya.

Karena itu, lanjut Gus Nardi, insya Allah sosok KH Marzuki Mustamar mampu untuk membawa Nahdlatul Ulama (NU) lebih maju lagi dibandingkan dengan periode sebelumnya. 
Ia berpendapat, periode sebelumnya justru lebih banyak terkontaminasi atau tercampuri urusan politik.

"Ya macam-macam urusan yang berkepentingan di situ. Tapi kalau KH Marzuki Mustamar, insya Allah bisa membawa NU jauh lebih baik. Kami siap mendukung KH Marzuki Mustamar maju sebagai calon alternatif calon ketua umum PBNU" ujar pria yang berjuluk Imam Jagad ini. 

2

Sebelumnya, puluhan ulama mendeklarasikan dukungan terhadap KH Marzuki Mustamar untuk maju sebagai calon ketua umum PBNU, (11/12/2021).

Sementara, menyikapi pelaksanaan Muktamar Ke-34  NU yang diadakan di Lampung pada  23 sampai 25 Desember 2021,  Gawagis NU atau GPNU menyampaikan pandangan sebagai berikut: 

1. Mendukung penuh pelaksanaan muktamar ke-34 di Lampung yang damai dan sejuk tanpa ada campur tangan kekuasaan dan kepentingan politik, serta bebas dari proses negosiasi transaksional yang tidak sesuai dengan ciri khas akhlakul karimah warga NU dalam menentukan pimpinan. 

2. Memohon kepada rais aam terpilih pada muktamar ke-34 di Lampung untuk menimbang, menolak, membatalkan calon yang telah atau jika terbukti melakukan praktik yang tidak sesuai dengan melakukan intimidasi politik maupun transaksional, memengaruhi konstituen baik PW maupun PC agar pemilih kepada salah satu calon yang dimaksud.

3. Meminta dan menegaskan kepada almukarom drs KH Marzuki Mustamar, untuk bersedia maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dan siap berkhidmad untuk kepentingan NU kedepan jika terpilih dalam ke-34 di Lampung demi terciptanya suasana NU yang lebih santun, bermartabat dan berbudaya akhlakul karimah.

4. Memanggil hati nurani kepada seluruh konstituen atau pemilih untuk menggunakan hak pilihnya dengan benar sesuai kaidah yang telah diamanatkan NU, tanpa ada unsur paksaan dari manapun yang nantinya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT dan di hadapan para muasis, pendiri Nahdlatul Ulama.

5. Dengan berlandaskan akidah Aswaja an-nahdliyah serta ciri khas Islam Nusantara, diharapkan kepada semua pihak untuk mentaati segala keputusan dari hasil muktamar ke-34 di Lampung dengan hati yang ikhlas rida dan tawadu'.

Dibuat bersama dan ditandatangani oleh gawagis dan kiai di  Pondok Pesantren Metal Moeslim Al Hidayat di Desa Rejoso Lor, Pasuruan, Jawa Timur.

Topik
KH Marzuki MustamarKafe di atas sungaiMuktamar NU

Berita Lainnya

Berita

Terbaru