Korban Erupsi Semeru Kesulitan Air, Relawan BPBD Kabupaten Malang Pasang 4 Tandon Air

Dec 09, 2021 20:38
Relawan dari BPBD Kabupaten Malang dan Kota Batu saat menginstalasi pemasangan tandon air.(Foto: Istimewa).
Relawan dari BPBD Kabupaten Malang dan Kota Batu saat menginstalasi pemasangan tandon air.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Sejumlah warga di Dusun Kampung Renteng, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk itu, penyediaan air bersih pun saat ini menjadi salah satu prioritas dalam penanganan dampak erupsi tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dan Kota Batu beserta sejumlah relawan dari Komunitas CORE melakukan pemasangan 4 tandon air di Kampung Renteng. Keempat tandon air ini dibagi di dua titik. 

Bantuan berupa empat tandon tersebut berasal dari relawan yang ada di Bandung Jawa Barat.

"Masing-masing tandon berkapasitas 1.100 liter air," ujar personel BPBD Kabupaten Malang, Widarto, Kamis (9/12/2021). 

Dari pantauannya, sejak peristiwa erupsi tersebut terjadi, warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing memenuhi kebutuhan airnya dari sumur yang ada di desa. Namun kurang maksimal, karena ada beberapa saluran air yang terputus. 

"Ada beberapa sumur warga yang bisa digunakan, tapi kurang maksimal. Tapi kalau MCK (Mandi, Cuci, Kakus) terbilang masih cukup aman," terang pria yang akrab disapa Bablo ini. 

Nantinya, tandon-tandon air tersebut akan disuplay air bersih setiap hari menggunakan mobil tangki air dari BPBD Kabupaten Malang, Kota Batu dan relawan Komunitas CORE. 

"Nanti 4 tangki ini, setidaknya dikirim atau disuplay air dua kali sehari," pungkas Bablo.

Selain kegiatan tersebut, pihaknya juga fokus untuk membantu warga dalam mengevakuasi harta bendanya yang kemungkinan masih dapat diselamatkan. 

Topik
erupsi gunung semerurahasia kematianKabupaten LumajangKabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru