Terkait Vaksin Dosis 2 untuk Warga yang Alami Kebutaan, Dinkes Kota Malang Tunggu Rekomendasi

Dec 07, 2021 15:27
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Kondisi warga Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Joko Susanto yang mengalami kebutaan pasca menjalani vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca pada 3 September 2021 lalu semakin membaik. Hal itu dipastikan oleh tim medis RSSA Malang saat Konferensi Pers hari ini, Selasa (7/12/2021).

Meski begitu, pelaksanaan dosis kedua pemberian vaksin belum dijadwalkan. Dalam hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang masih akan mengajukan permohonan dengan kondisi yang bersangkutan.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif menyampaikan, dari kondisi pasien yang didiagnosa menderita peradangan syaraf mata atau Neuritis Optik maka pihaknya akan mengajukan permohonan rekomendasi khusus. Hal itu dilakukan sebagai rujukan apakah yang bersangkutan bisa menjalani vaksin Covid-19 lanjutan atau tidak.

"Dari kondisi pasien saat ini, kami tetap nanti akan mengajukan permohonan rekomendasi. Baik dari Pokja KIPI, Komda KIPI, maupun dari Komnas KIPI. Itulah nanti sebagai rujukan kami," ujarnya.

Kalaupun, rekomendasi pasien nantinya diberikan izin untuk menjalankan vaksinasi lanjutan maka pihaknya dalam hal ini akan memastikan lebih jauh. Apakah pasien tetap menggunakan jenis vaksin AstraZeneca atau jenis vaksin lainnya. 

"Jadi apakah nanti dilakukan vaksinasi baik vaksinasi yang sama atau nanti dengan vaksin yang lain berdasar dari hasil rekomendasi itu," jelasnya.

Dikatakan mantan Direktur RSUD Kota Malang tersebut, bahwa pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 hingga saat ini juga terus dilakukan pemantauan dan evaluasi. Sehingga, program untuk menekan angka kasus dari pemerintah pusat tetap berjalan optimal.

"Tentu kami dari Pemerintah Kota Malang tetap akan memberikan evaluasi-evaluasi terhadap penyelenggaraan vaksinasi yang selama ini kita laksanakan. Gak ini, juga supaya peogram berjalan baik dengan hasil yang baik," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, pasien Joko Susanto didiagnosa menderita Neuritis Optik setelah menjalani pemeriksaan lengkap selama menjalani perawatan di RSSA setelah mengeluhkan mengalami gangguan penglihatan pasca divaksin.

Tim medis memastikan kondisi pasien saat ini menunjukkan hasil yang signifikan membaik. Meski begitu, pasien tetap masih terus dipantau perkembangan pemeriksaannya.

Sehingga, masih tetap harus menjalani evaluasi lanjutan. Mengingat, proses kesembuhan penderita Neuritis Optik beevariasi, tergantung pada kondisi pasien.

Topik
vaksinasi kota malangPandawa NinggilDinkes Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru