Dituduh Selingkuh, Anggota DPRD Laporkan Suami ke Polisi dan Ajukan Cerai

Dec 07, 2021 10:02
Kuasa hukum pelapor SNM, Sujono Ali Mujahidin di kantor Pengadilan Agama Tuban, Selasa (7/12/2021) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES)
Kuasa hukum pelapor SNM, Sujono Ali Mujahidin di kantor Pengadilan Agama Tuban, Selasa (7/12/2021) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES)

JATIMTIMES -  Anggota DPRD Tuban berinisial SNM melaporkan suaminya ke polisi karena dugaan perzinaan. Legislator perempuan dari Partai Demokrat itu juga mengajukan perceraian di Kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban. 

“Kami laporkan sesuai prosedur hukum,” kata kuasa hukum SNM, Sujono Ali Mujahidin.

Sujono juga membeberkan, dugaan kasus perzinaan atau perselingkuhan suami SNM dengan wanita yang bukan muhrimnya terjadi di rumahnya, Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Saat itu, pelapor atau sang istri tengah melakukan perjalanan ke luar kota terkait kunjungan kerja (kunker) DPRD Tuban.

“Yang mengetahui anaknya dan klien saya dapat telepon terkait kabar tersebut. Klien langsung pulang ke rumah dan membatalkan kunkernya,” sambung Sujono.

Dalam pelaporan dugaan perzinaan ke Polres Tuban, SNM telah dimintai keterangan sebagai pelapor beberapa hari lalu. “Kami laporkan atas tuduhan dugaan perzinaan. Selain itu, klien saya telah mengajukan permohonan gugatan cerai di PA Tuban," ucap Sujono.

Terpisah, kuasa hukum terlapor, Nur Aziz, mengatakan bahwa sebenarnya delik perkara ini hanya kesalahpahaman. Dia berharap persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan lewat jalur mediasi di kepolisian.

"Sebenarnya ini hanya kesalahpahaman. Kami masih upayakan proses mediasi atau restorative justice di kepolisian. Mudah-mudahan ada penyelesaian secara kekeluargaan,” terang direktur LBH Lentera Yustisia itu.

Nur Aziz menambahkan, apabila tidak ada penyelesaian secara kekeluargaan, maka semua kembali pada proses hukum yang masih berjalan dan biar penyidik menilai. “Menurut saya, terkait perkara ini, bukti permulaan sangat lemah. Bahkan tidak ada bukti permulaan. Namun, kami menghormati proses hukum yang berjalan,” ujar dia.

Lebih lanjut Aziz menyatakan bahwa perempuan yang dituduh berselingkuh dengan suami SNM hanya sebatas bertamu di rumah sekira 10 sampai 15 menit. Kemudian, ada anaknya yang mengetahui ada tamu dan SNM  tidak berada di rumah. 

"Terlapor sendiri tidak tahu bagaimana ini ada tuduhan perzinaan. Sedangkan pelapor tidak tahu. Yang tahu ada tamu ya anaknya," tutup Aziz. 

Topik
mantan petinjuPolisikan suamiPengganti salatBerita Tuban

Berita Lainnya

Berita

Terbaru