Kala Cak Imin Sebut Presiden Jokowi Kurus Kalem, tapi Jago Atasi Politik

Dec 06, 2021 15:04
Presiden Joko Widodo dan Cak Imin (Foto: IST)
Presiden Joko Widodo dan Cak Imin (Foto: IST)

JATIMTIMES - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin memberi pujian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena dinilai piawaian dalam mengelola politik nasional dengan efektif.

Menurutnya, Jokowi memang terlihat kurus dan kalem. Kendati demikian, Jokowi memiliki keleluasaan politik dan pengambilan keputusan yang efektif dan cepat, terutama dalam situasi darurat.

"Pak Jokowi kelihatan kurus, kalem, tapi jagoan dalam mengatasi politik nasional," ujar Cak Imin dalam  dialog kebangsaan di NTT pada Minggu (5/12/2021).

Hal itulah, kata Cak Imin sehingga  ada pengaruhnya terhadap wawasan kebangsaan. Lebih lanjut, Cak Imin menyebut Jokowi memiliki kelebihan dalam mengelola politik. 

Pasca reformasi, demokrasi Indonesia selalu didominasi kekuatan legislatif di parlemen. Namun, di bawah kepemimpinan Jokowi, kondisinya justru relatif seimbang.

Menurut Cak Imin, kondisi tersebut cukup baik sebab kontrol legislatif dan implementasi kinerja oleh pemerintah menjadi cepat dan berimbang.

"Saking efektifnya koalisi pemerintah saat ini, ibaratnya apapun program yang diinginkan Jokowi akan mendapatkan dukungan dari DPR," kata Cak Imin.

Cak Imin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI itu lantas mencontohkan, kebijakan pemerintah saat mengeluarkan Perppu tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19. DPR saat itu mendukung penuh kebijakan tersebut.

Begitu pula saat Jokowi mengusulkan pemindahan Ibu Kota Baru ke Kalimantan Timur. Menurutnya, tidak semua Presiden berani mengusulkan hal tersebut karena memiliki risiko berat. 

Bahkan DPR saat ini justru sudah mulai membentuk Pansus Ibu Kota Baru. Di sisi lain, kondisi demikian adalah contoh koalisi pemerintah saat ini berjalan efektif dan solid. Hal ini tentu penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Topik
Muhaimin IskandarPresiden JokowiPartai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Berita Lainnya

Berita

Terbaru