'Celah Cahaya' Dirilis, Karya Film Arek Malang dan Komunitas Difable Dobrak Potensi Diri dalam Keterbatasan

Dec 05, 2021 18:24
Para pemeran dan kru film Celah Cahaya saat konferensi pers di MovieMax Dinoyo Malang, Minggu (5/12/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Para pemeran dan kru film Celah Cahaya saat konferensi pers di MovieMax Dinoyo Malang, Minggu (5/12/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Menepis stigma-stigma yang negatif dan menumbuhkan motivasi. Begitulah kiranya yang tergambar dalam film kreasi arek Malang "Celah Cahaya".

 Film yang secara resmi dirilis pada sore ini (Minggu, 5/12/2021) di MovieMax Dinoyo tersebut bisa dibilang kado epik bagi masyarakat Kota Malang di akhir tahun. Pasalnya,  karya film tersebut mampu menggugah kesadaran betapa orang-orang dengan kondisi keterbatasan telah mampu mendobrak stigma dengan kelebihan yang luar biasa. Para pemeran yang notabene merupakan anak-anak disabilitas memiliki potensi yang luar biasa dan tergambarkan dalam film ini.

Mendapuk MC kondang di Kota Malang Rulli Suprayugo sebagai sutradara, "Celah Cahaya" mampu mendobrak panggung hiburan khususnya di Kota Malang. "Meski penuh dinamika dan kehati-hatian dalam prosesnya, akhirnya hari ini film Celah Cahaya kami launching," kata Rulli.

Diungkapkan Rulli, "Celah Cahaya" ini hadir sebagai sebuah film yang menggambarkan bagaimana dunia kehidupan seorang tunanetra dengan potensi yang luar biasa. Bakat sosok Putri sebagai pemerannya membuatnya tampak bercahaya.

Tentunya,  film ini juga menggambarkan kehidupan bersosialisasi anak-anak sekolah, kehidupan luar, persahabatan yang penuh dengan canda, tawa, dan dinamika.

Film berdurasi 30 menit ini merupakan persembahan dari DD Kids Public Speaking. Semua yang terlibat di dalamnya merupakan para pelajarnya yang berkolaborasi dengan komunitas difabel di Malang Raya, yakni Difabel Creative Community (DC²).

"Film ini mengusung semangat inklusif yang juga diusung DD Kids Public Speaking. Kita ingin menggelorakan bersama, nggak membedakan antara difabel dan lainnya. Dengan pengolahan yang berbeda, inilah yang dihadirkan dalam film ini," terang Rulli.

Tayang eksklusif di MovieMax Dinoyo, "Celah Cahaya" cukup ramai peminat. Rencananya, pekan depan akan dijadwalkan penayangan lagi bagi masyarakat Kota Malang yang belum berkesempatan menontonnya pada hari ini.

Lebih jauh, produser eksekutif sekaligus penulis skenario "Celah Cahaya" Ika Dian Anggraeni menyampaikan, film ini satu cara untuk mengangkat bakat dan talenta dari siswa-siswi DD Kids Public Speaking dan anak disabilitas. Ia berharap, kehadiran film tersebut mampu menginsipirasi semua orang, terkhusus para disabilitas untuk tetap menunjukkan potensi terbaiknya.

"Secara pribadi kami ingin memberikan rasa empati pada siswa-siswi di DD Kids Publik Speaking ini. "Celah Cahaya' ini menunjukkan, dalam setiap permasalahan, yang pasti ada solusi terbaik. Ke depan kami ingin anak-anak ini selain belajar public speaking juga mengasah pendidikan di bidang entertainment-nya," terang founder DD Kids Public Speaking tersebut.

Film tersebut di-support penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani mengapresiasi hasil karya arek Malang dengan keterlibatan disabilitas. Hal ini menjadikan pemicu semangat bagi para disabilitas untuk tidak berhenti berprestasi dan semakin menonjolkan potensi yang luar biasa.

"Ini suatu kebanggan, bisa hadir di sini dan berkumpul di sini dengan teman-teman disabilitas. Pemerintah di sini hadir di tengah-tengah kalian. Asal ada kesungguhan dan niat, potensi teman-teman disabilitas mampu dikuatkan," ungkapnya.

Topik
Kirim bantuanKomunitas Difabel MalangDinsos P3AP2KB Kota MalangBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru