Respon Cepat Erupsi Semeru, Bupati Blitar Kirimkan Bantuan Logistik dan Personel

Dec 05, 2021 15:21
Personel Tagana Kabupaten Blitar membagikan bantuan untuk warga terdampak erupsi Semeru. (Foto: Pemkab Blitar)
Personel Tagana Kabupaten Blitar membagikan bantuan untuk warga terdampak erupsi Semeru. (Foto: Pemkab Blitar)

JATIMTIMES-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar mengirimkan bantuan logistik untuk korban terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Pengiriman bantuan ini Pemkab Blitar berkoordinasi dengan Pemkab Lumajang.

“Kita berangkatkan personel BPBD dan Tagana dari Dinas Sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Bantuan berupa logistik kebutuhan dasar dan tenaga,” kata Bupati Blitar, Rini Syarifah.

Bantuan yang dikirimkan oleh Pemkab Blitar meliputi 40 lembar terpal plastik ukuran 6x8, 100 lembar matras, 10 karton makanan siap saji, 5 paket sembako, 100 lembar selimut, 100 buah popok bayi, 10 dos masker dan 40 lembar tikar.

Menurut Sekretaris BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, sebelum bantuan ini dikirimkan pihaknya telah berkoordinasi lebih dulu dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang.  Bantuan diberangkatkan dari Kabupaten Blitar pada Minggu 5 Desember pukul 03.00 WIB dan sampai di posko utama erupsi Semeru di Pendapa Kabupaten Lumajang pada pukul 08.00 WIB.

“Sebelum mengirim bantuan, kita koordinasi dulu dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang untuk bantuan apa saja yang kira-kira bisa dikirimkan. Sesuai dengan rekomendasi BPBD Kabupaten Lumajang, bantuan yang kita salurkan ini merupakan kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Karena sampai sekarang ini abu vulkanik masih beterbangan. Bantuan-bantuan yang kita salurkan ini adalah kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan saat ini,” terang Wahyudi.

Sesuai dengan rekomendasi dari Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang, sebanyak 8 personel BPBD Kabupaten Blitar yang dipimpin Kabid Kedaruratan Windu Susilo membantu penanganan bencana dengan langsung terjun ke lapangan. Personel BPBD Kabupaten Blitar disiagakan di posko lapangan di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

“Teman-teman kita dari BPBD Kabupaten Blitar untuk saat ini membantu di posko lapangan. Pulang atau tidaknya menunggu situasi. Karena tadi malam sekitar pukul 02.00 dini hari terjadi erupsi kecil. Jika personel kita masih dibutuhkan kita tidak pulang. Dan jika dirasa cukup kita cukup menghimpun bantuan dari luar,” imbuhnya.

Wahyudi menambahkan, sesuai dengan petunjuk dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Blitar saat ini terus melakukan penggalangan donasi bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang.

“Kita terus lakukan penggalangan bantuan. Sesuai dengan petunjuk yang saat ini sangat dibutuhkan adalah obat tetes mata, popok bayi, pampers, pembalut untuk perempuan, selimut, alas tidur, obat-obatan. Bantuan-bantuan ini sangat dibutuhkan karena abu vulkanik hingga saat ini masih beterbangan,” jlentrehnya.

Selain bantuan kebutuhan logistik dan tenaga dari BPBD, Pemkab Blitar melalui Dinas Sosial juga memberangkatkan 6 personel Tagana pada Sabtu (4/12/2021) malam. Personel Tagana diterjunkan untuk membantu penyelenggaraan dapur umum bagi pengungsi korban erupsi Semeru. Lokasi dapur umum berada di Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo. Lokasi ini berada di wilayah bagian barat jembatan Gladak Perak yang putus.

“Kebutuhan dapur umum hingga saat ini sudah aman. Berdasarkan laporan seluruhnya sudah tercukupi,” terang Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Tuti Komaryati.

Sebagaimana diketahui, Gunung Semeru mengalami erupsi Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. Gunung yang berada di Lumajang dan Malang ini mengeluarkan awan panas guguran (APG).

Diberitakan sebelumnya, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.00 WIB. Kejadian ini menyebabkan warga di sekitar Gunung Semeru berlarian. Mereka panik berusaha menghindari gumpalan awan. Kondisi ini juga mengakibatkan permukiman terdampak gelap gulita karena listrik mati.

Data sementara hingga saat ini terdapat 13 korban jiwa, 98 korban luka, dan dua di antaranya ibu hamil. Petugas dan relawan diterjunkan untuk terus mencari korban lain di wilayah terdampak.(Adv/Kmf)

Topik
Gunung Semeruerupsi gunung semeruGunung Semeru meletuspemkab Blitartanggap bencana

Berita Lainnya

Berita

Terbaru