Perbaikan Jalan Desa Srigonco Masih Tunggu JLS Rampung

Dec 02, 2021 17:05
Kerusakan jalan yang sempat terjadi di Desa Srigonco dan juga sempat membuat jalan ditutup. (Foto: Istimewa).
Kerusakan jalan yang sempat terjadi di Desa Srigonco dan juga sempat membuat jalan ditutup. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Perbaikan jalan di Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang masih menuggu pekerjaan pembangunan jalur lintas selatan (JLS) tahap II rampung. Pasalnya, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Romdhoni, perbaikan tersebut dinilai lebih efektif jika pembangunan JLS sudah benar-benar rampung. 

Tidak hanya di Desa Srigonco saja, namun juga ruas jalan yang menjadi akses utama menuju Pantai Balekambang. Terlebih yang memang rusak karena terdampak pembangunan JLS. 

Perbaikan itu pun juga telah disepakati akan dilakukan oleh pihak pelaksana pembangunan proyek JLS. Selain di Desa Srigonco, juga ada ruas jalan lain yang akan diperbaiki. Yakni di sekitar wilayah Kecamatan Donomulyo dan Kalipare. 

"Karena dia sendiri sepanjang ada angkutan untuk membangun JLS, akan kurang efektif perbaikannya. Kemudian itu di jalur sana, sedangkan di jalur barat, Kalipare dan Donomulyo itu belum selesai. Hasil komunikasi juga ada kesepakatan, dia akan memperbaiki yang di kontrak Lot 9," ujar Romdhoni. 

Sedangkan untuk jadwal pelaksanannya, masih menunggu. Sebab dari informasi yang ia terima, rencana perbaikan yang masih menunggu JLS rampung agar tidak ada armada atau angkutan berat yang tidak melintas. Atau minimal, angkutan berat yang biasa mengangkut material untuk membangun JLS bisa berkurang. 

"Salah satu contoh deker, karena muatan berat mengalami kerusakan langsung ada perbaikan dari mereka (pelaksana JLS). Karena mereka juga berkepentingan, kalau tidak diperbaiki, mereka harus melambung ke timur dulu jauh. Sehingga kemarin sudah dilakukan perbaikan. Lokasi deker, di daerah Kedungsalam (Kecamatan) Donomulyo," terang Romdhoni. 

Sedangkan sebelumnya, jalan di Desa Srigonco sempat banyak mendapat keluhan. Hal tersebut lantaran jalan yang menjadi akses menuju Pantai Balekambang tersebut rusak berat. Bahkan, mempertimbangkan faktor keamanan, jalan tersebut sempat ditutup. Dan terpaksa wisatawan harus dialihkan. 

Sayangnya, jalan yang digunakan sebagai alternatif kondisinya juga tidak lebih baik. Jalan tersebut ada di Desa Sumberbening. Dimana kondisi jalan tersebut cenderung masih berbatu dengan beberapa ruas jalan yang terjal. 

Namun, dirinya memastikan bahwa untuk ruas jalan di Desa Sumberbening, merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Sehingga untuk pengerjaannya, akan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

"Kalau jalan (Sumberbening) itu, jadi tanggungannya Kabupaten Malang. Jadi nanti akan kita anggarkan di APBD. Namun belum tau kapan, karena masih refocusing. Tapi nanti begitu ada kesempatan, akan segera kita ajukan," pungkas Romdhoni.

Sebagai informasi, pembangunan JLS tahap II yang membentang dari Simpang Empat Balekambang hingga perbatasan Kabupaten Blitar, ditargetkan bisa rampung dalam tahun 2021 ini. Dimana total panjangnya, kurang lebih mencapai 23 kilometer. 

"Yang ada ditender itu targetnya tahun ini selesai. Tinggal di Donomulyo hingga ke batas Blitar itu rencananya tahun 2022, kalau tidak salah kurang lebih sepanjang 4 kilometer," imbuh Romdhoni. 

Topik
Pembangunan JLSjls Kabupaten MalangPantai Balekambang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru