Warga Dengkol Harus Bersabar, Jalan Rusak Parah Baru Bisa Diperbaiki Tahun Depan

Nov 30, 2021 19:58
Jalan rusak parah di Desa Dengkol, Kecamatan Singosari. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Jalan rusak parah di Desa Dengkol, Kecamatan Singosari. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Warga Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, harus bersabar dulu untuk menikmati jalan yang layak di desanya. Pasalnya,  Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang menyebut jalan berlubang di Dusun Plosokerep, Desa Dengkol, itu  tidak bisa diperbaiki tahun ini. 

Alasan yang mengemuka, kerusakan dinilai  berat. Alhasil, kemungkinan peningkatan kualitas jalan dapat dilakukan pada tahun 2022 mendatang.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Romdhoni menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menyerap anggaran hingga 80 persen dari total alokasi Rp 50 miliar. Dan anggaran tersebut difokuskan untuk kegiatan yang bersifat pemeliharaan.

“Total kurang lebih 80 persen itu dari pemeliharaan sekitar Rp 50 miliar. Mayoritas, rata digunakan untuk pemeliharaan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Malang,” ujar Romdhoni.

Menurut Romdhoni,  anggaran puluhan miliar itu memang hanya  untuk pemeliharaan. Sementara untuk peningkatan jalan di Kabupaten Malang masih belum bisa karena  anggaran banyak dipangkas untuk penanganan covid-19.

“Karena memang anggaran terbatas. Kan ada refocusing sejak ada covid-19,” ucap Romdhoni.

Alhasil, Bina Marga  berharap masyarakat Dengkol dapat bersabar. Sebab, jika jalan yang rusak parah  hanya dilakukan pemeliharaan,  akan kembali rusak dalam jangka waktu singkat.

Dia mencontohkan rusaknya jalan Dengkol hingga ditanami pohon pisang. “Kalau ada lubang besar, kami hanya bisa agregat dulu. (Seperti) itu di Desa Dengkol tidak mungkin ditangani alokasi pemeliharaan, tahun depan dilanjut,” ungkap Romdhoni.

Topik
Bina Marga Pemkab MalangPilkades KarangtalunBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru