Tarik Wisatawan, Dinas Pariwisata Kota Batu Angkat Festival Susu Sapi Brau

Nov 30, 2021 16:42
Anak Dusun Brau saat menarikan Sapi Mbengah di Festival Susu Sapi Brau di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (30/11/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Anak Dusun Brau saat menarikan Sapi Mbengah di Festival Susu Sapi Brau di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (30/11/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - 27 anak menarikan ‘Sapi Mbengah’ mewarnai Festival Susu Sapi Brau di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (30/11/2021). Juga beragam olahan susu sapi perah dihadirkan dalam festival tahunan ini.

Tarian Sapi Mbengah itu juga lucu dan menggemaskan. Ditambah musiknya yang membuat orang mendengarnya juga ingin mengikuti gerakan tari ini. Apalagi, dalam membawakan tarian itu, anak-anak dusun itu menggunakan kostum sapi dilengkapi dengan memakai masker untuk menerapkan protokol kesehatan. Tak lupa mereka mengenakan  topeng berbentuk muka sapi selama beberapa menit. 

Dinas-Pariwisata-Kota-Batu-Angkat-Festival-Susu-Sapi-Brau1da068e9aa9240775.jpg

Festival ini pun dibuka oleh Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq, juga Forkopimda. Pembukaan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Punjul.

Di tengah-tengah acara, hujan menyelimuti kegiatan ini. Tampak dari kegiatan ini kabut menyelimuti perbukitan nampak indah, dan membuat hawa di sana semakin dingin.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, festival ini dibuat untuk mengangkat produk olahan susu sapi di Dusun Brau. Tujuannya untuk menarik wisatawan supaya datang ke Dusun Brau.

Dinas-Pariwisata-Kota-Batu-Angkat-Festival-Susu-Sapi-Brau3043cf5209231e9f7.jpg

Apalgai populasi warga Dusun Brau lebih sedikit dibanding jumlah hewan ternaknya yang mencapai dua kali lipat. Ya jumlah warga di sana sebanyak 400 warga, sementara jumlah hewan ternaknya 800 ekor.

“Ada banyak olahan susu yang disajikan di sini. Yogurt, ada permen, stik susu, soto susu, opor ayam susu, dan sebagainya,” kata Punjul.

Dinas-Pariwisata-Kota-Batu-Angkat-Festival-Susu-Sapi-Brau2f48d3adf6cac5018.jpg

Di tengah-tengah festival itu pun sebelumnya selama dua hari juga dilaksanakan beragam perlombaan. Hal ini mendapatkan apresiasi dari Punjul karena melakukan dengan protokol kesehatan. Beberapa perlombaan yang digelar adalah lomba kebersihan lingkungan, lomba kebersihan kandang, lomba ikon tematik, lomba tari sapi, lomba kreasi masakan berbahan susu, lomba digital kontes, dan lain-lainnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Sidiq menambahkan, festival ini digelar merupakan wujud komitmen Pemkot Batu bersama masyarakat setempat untuk memaksimalkan potensi di Dusun Brau sebagai destinasi wisata edukasi.

“Lewat festival ini menjadikan wisata yang menarik, sukses mendatangkan wisatawan. Ke depan terus dikembangkan potensinya,” ujar Arief.

Dinas-Pariwisata-Kota-Batu-Angkat-Festival-Susu-Sapi-Brau472ee0c8836705ba9.jpg

Selain itu, keistimewaan dusun ini dikelilingi pegunungan serta dikelilingi beragam wisata. Sebut saja Wanawisata Paralayang, Goa Pinus, dan Goa Pandawa sehingga menjadi potensi yang luar biasa.  

Jadi bagi yang tertarik Dusun Brau ini bisa mendapatkan paket wisata yang lengkap. Mulai dari wisata edukasi susu perahnya, wisata alamnya dan sebagainya.

Menurut Arief ke depan tidak hanya festival Susu Sapi, tapi juga dikembangkan festival-festival lainnya. Melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan di Desa Gunungsari.

Topik
dusun brau kota malangWawali Kota BatuDinas Pariwisata Kota Batukekayaan intelektual komunal ekspresi budaya tradisional

Berita Lainnya

Berita

Terbaru