Tak Ada Libur Sekolah saat Nataru, Pemkot Malang Mulai Lakukan Penataan

Nov 29, 2021 17:25
Wali Kota Malang Sutiaji (bertopi hitam) saat meninjau pelaksanaan sekolah tatap muka. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (bertopi hitam) saat meninjau pelaksanaan sekolah tatap muka. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

JATIMTIMES - Kebijakan Pemerintah Pusat melarang libur sekolah di masa perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) mendatang turut dilaksanakan di Kota Malang. Meski memasuki masa libur sekolah, peniadaan libur akan tetap ditata dengan skema khusus.

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui di sela giatnya, Senin (29/11/2021). Sutiaji menyampaikan jika Kota Malang mengikuti arahan pemerintah pusat. Sementara aturan secara teknis di sekolah akan dibahas lebih lanjut.

"Masih belum kita kelola. Jadi sekolah ini intinya tidak ada liburan. Tapi nanti ada pembatasan," ujarnya.

Menurutnya, tidak adanya libur sekolah saat perayaan Nataru mendatang bukan suatu masalah. Terlebih, selama ini siswa-siswi sekolah juga telah lama menjalani pembelajaran secara daring di rumah. Sehingga, dengan tidak ada libur justru akan memberikan ruang pembelajaran lebih bagi siswa-siswi di Kota Malang.

"Kita sudah lama sekolah online, kalau ini tetap masuk tidak akan berpengaruh signifikan. Saat ini, dengan online sudah banyak waktu yang bisa digunakan oleh siswa maupun orang tua untuk komunikasi. Terlebih, saat ini sudah merdeka belajar, sumber ajar dimana-mana," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menambahkan, sistem pengawasan dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.

Dalam hal ini berkaitan dengan aturan yang akan diterapkan di masa Nataru untuk siswa sekolah. Termasuk, tetap dilakukannya swab acak baik bagi siswa maupun guru sebagai langkah pencegahan Covid-19.

"Kami koordinasi dengan Dinas pendidikan, terutama saat pembelajaran tatap muka (PTM) ini terutama di titik yang ada kelonggaran seperti istirahat kemudian pergantian jam pelajaran. Swab juga tetap kita laksanakan karena bagaimanapun juga PTM jangan sampai ada klaster di Kota Malang," ungkapnya.

Untuk diketahui, dilarangnya libur sekolah ini berlangsung mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Topik
pnpm mandiriLibur sekolahpenolakan ppksKota MalangWali Kota Malang SutiajiBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru