Tekan Persebaran Covid-19, Masuk Balai Kota Malang Wajib Scan Barcode PeduliLindungi

Nov 29, 2021 16:08
PeduliLindungi di pintu masuk Balai Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
PeduliLindungi di pintu masuk Balai Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Implementasi aplikasi PeduliLindungi di wilayah Kota Malang kini mulai menyasar di lingkup Pemerintahan. Mulai hari ini, Senin (29/11/2021) siapapun yang akan memasuki Balai Kota Malang wajib untuk melakukan QR scan barcode tanda vaksinasi.

Siapa saja yang hendak memasuki area pusat pemerintahan itu akan disambut barcode PeduliLindungi di pintu masuk. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19, tak hanya di aktivitas publik, tapi juga di lingkup perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot).

Sebelumnya, area publik seperti pusat perbelanjaan atau Mal, hingga tempat wisata sudah menerapkan hal itu. "Sudah ya, tadi ini sudah mulai diterapkan Aplikasi PeduliLungi di Balai Kota," ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Tak hanya di Balai Kota Malang, meski belum mengetahui pasti, namun dipastikannya seluruh kantor Perangkat Daerah (PD) telah melakukan verifikasi penerapan PeduliLindungi. Termasuk, di kantor Kelurahan di semua wilayah Kota Malang.

"Saya masih belum tahu pasti berapa yang sudah verifikasi dan terpasang PeduliLindungi. Karena verifikatornya dari Pemerintah Pusat, di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Nanti, semuanya termasuk kantor kelurahan juga pakai PeduliLindungi," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, M Nur Widianto mengatakan, penerapan PeduliLindungi di lingkup kantor terpadu sudah berjalan.

Dijelaskannya, permohonan QR-Code aplikasi PeduliLindungi untuk penempatan gedung Pemkot Malang hingga wilayah Kelurahan telah diajukan sejak 25 Oktober 2021 lalu. Penempatannya dibagi dalam kelompok menjadi 18 area.

"Ini kita kelompokkan menjadi 18 area. Seperti, Balai Kota Malang itu mencakup Mini Block Office. Lalu Sekretariat Dewan, perkantoran terpadu Block Office di Kedungkandang itu satu komplek secara keseluruhan. Di kantor terpadu Kedungkandang sudah juga diterapkan," ungkapnya.

Dijelaskannya, proses pengajuan implementasi QR Code PeduliLindungi, baik dari PD hingga Kelurahan melalui Diskominfo Kota Malang. Namun, selanjutnya, hal itu bergantung pada petugas PIC di masing-masing instansi yang menanungi.

"Semua perangkat daerah plus kelurahan, sudah kita ajukan, perizinannya juga, kelurahan begitu. Tapi ini kolektif, PIC nya itu melekat kepada masing-masing perangkat daerah," pungkasnya.

Topik
Kota MalangBalai Kota MalangDiskominfo Kota MalangWali Kota Malang SutiajiBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru