Tahun 2022, Bupati Malang Wacanakan Program 1 Desa 1 Proyek

Nov 27, 2021 20:34
Bupati Malang, HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang, HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Bupati Malang HM. Sanusi mewacanakan program 1 desa 1 proyek. Wacana program tersebut rencananya mulai akan direalisasikan pada tahun 2022 mendatang. Melalui rencana tersebut, dirinya memproyeksikan ada potensi yang dimiliki di masing-masing desa yang bisa dikembangkan.

Dan arahnya, potensi yang dimaksud bisa menjadi semacam ikon di setiap desa di Kabupaten Malang. Menurut Sanusi, hal tersebut seperti yang sudah ada saat ini di beberapa desa. Baik yang berupa pariwisata maupun yang dikenal dengan hasil produksinya. "Ya bisa dengan pariwisatanya atau bisa juga dengan produk. Seperti di Druju ada batik dan di Pakis ada ekspor singkong," ujar Sanusi. 

Selain itu beberapa desa yang ia sebut telah lebih dulu memiliki ikon dari potensinya masing-masing adalah seperti di Desa Sanankerto dengan Boonpring, Pagelaran dengan Sumber Maron dan Desa Pujon Kidul dengan Kafe Sawahnya. 

Dalam rencana tersebut, pihaknya lebih kepada upaya untuk menumbuhkan kemandirian di tiap desa dalam menangkap dang mengembangkan potensinya masing-masing. Untuk itu, upaya tersebut akan difokuskan dalam kegiatan-kegiatan yang lebih bersifat pembinaan. 

"Kita ini (melakukan) pembinaan. Jadi kemandirian di sektor masyarakat, itu yang akan kita (Pemkab Malang) angkat nanti," terang Sanusi. 

Sementara itu sebagai informasi, beberapa desa di Kabupaten Malang memang sudah memiliki potensinya masing-masing, yang beberapa diantaranya sudah menjadi ikon. Dimana selain ikon karena potensi panorama alamnya, juga ada desa yang sudah dikenal karena hasil alamnya. 

Seperti hasil produksi kopi yang tersebar di beberapa desa, salah satunya di Desa Taji Kecamatan Jabung. Bahkan untuk hasil produksi kopi, di Kabupaten Malang juga telah lama muncul istilah Amstirdam.

Yang berarti Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo dan Dampit. Dimana keempat wilayah kecamatan tersebut dikenal sebagai daerah penghasil kopi di Kabupaten Malang. 

Topik
SanusiKabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru