Polda Jatim Dalami Kecelakaan Saksi Kunci Dugaan Match Fixing Liga 3

Nov 27, 2021 20:15
Zha Eka Wulandari dengan wajah lebam karena dugaan tabrak lari (foto: istimewa)
Zha Eka Wulandari dengan wajah lebam karena dugaan tabrak lari (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Polda Jawa Timur (Jatim) akan mendalami kasus kecelakaan yang menimpa salah satu saksi kunci dugaan suap pada pertandingan Liga 3, Zha Eka Wulandari. Hal itu terkait apakah kecelakaan tersebut ada kaitannya dengan kasus yang sedang berjalan atau tidak.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menegaskan bahwa pihaknya menemukan fakta baru terkait kecelakaan yang menimpa salah satu saksi Match Fixing di Liga 3. Karena sebelumnya pengakuan korban, bahwa ia mengalami tabrak lari ketika mengendarai motor bersama suaminya.

“Itu kan terkait adanya kasus dugaan kecelakaan yang dialami oleh salah satu saksi. Saksi itu naik motor sama suaminya jatuh, tapi katanya tabrak lari. Kalau kami luruskan, itu bukan tabrak lari. Tapi kami tetap, mencoba mendalami apakah ada kaitannya (dengan kasus dugaan suap di Liga 3),” kata Gatot.

Meski telah menegaskan bahwa kecelakaan tersebut tidak terjadi karena ada pengendara lain, namun Gatot menyebut bahwa Polda Jatim tetap memberikan perlindungan kepada saksi yang akan menjalani pemeriksaan tersebut. Hal itu untuk mengantisipasi jika ada intimidasi atau ancaman dari oknum yang ingin kasus tersebut hilang.

“Kaitan dengan kejadian itu, kami tetap berikan perlindungan, makanya kami tempatkan polisi dengan pakaian seragam dan pakaian preman di tempat yang bersangkutan,” terang Gatot.

Diberitakan sebelumnya, dari pengakuan Zha mengalami kecelakaan ketika dibonceng suaminya mengendarai sepeda motor Honda Scoopy di bilangan Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis (25/11/2021) malam lalu.

Pasca kecelakaan tersebut, wanita kelahiran 1989 tersebut, menderira luka-luka. Bahkan terpaksa urung memenuhi panggilan penyidik Polda Jawa Timur di Surabaya yang diagendakan pada Jum'at (26/11/2021) kemarin.

Kasus ini menyeruak, menyusul kasus percobaan suap terjadi pada babak penyisihan Grup B MS Glow For Men Liga 3 Asprov PSSI Jawa Timur, di Stadion Gajayana.

Dua laga ditengarai terjadi match fixing, laga Gestra Paranane (atau Gresik Putra FC) ditundukkan Persema Malang 1-5 (15/11/2021). Juga laga mereka ketika dibekap tuan rumah NZR-Sumbersari Malang 0-1 (12/11/2021) lalu.

Dalam hal ini pihak Komdis PSSI Jatim juga telah melaporkan ke Satgas Anti Mafia Bola Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Senin 22 November 2021 lalu. Termasuk mendapat perhatian serius dari Ketua Umum PSSI, Komjen Pol (Purn) Mochamad Iriawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Polda Jatimmatch fixingzha eka wulandarigatot repli handoko

Berita Lainnya

Berita

Terbaru