Penerapan PPKM Level 3 Nataru Tuai Penolakan, Luhut: Bebas Merdeka Terus Sakit

Nov 27, 2021 10:35
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: IST)
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: IST)

JATIMTIMES - Pemerintah kembali akan menerapkan kebijakan PPKM Level 3 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Kebijakan tersebut diambil guna melindungi masyarakat dari kasus lonjakan Covid-19. 

Sayangnya, kebijakan itu justru menuai sejumlah penolakan, salah satunya dari pengusaha pariwisata. Terkait penolakan tersebut, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun buka suara. 

Luhut menegaskan kebijakan PPKM Level 3 selama Nataru ini, dibuat pemerintah untuk melindungi rakyatnya. Ia justru mempertanyakan keluhan dan penolakan yang terjadi.

Apakah mau tanpa aturan PPKM Level 3 masyarakat banyak yang malah akan terjangkit Covid-19.

"Gini, kamu tuh mau ada sedikit dibikin aturan tapi aman, atau nggak ada aturan tapi sakit? Pilih mana? Udah lah pemerintah itu konteksnya mau lindungi rakyatnya," ujar Luhut. 

Luhut lalu mengatakan tanpa ada aturan PPKM Level 3, bisa-bisa masyarakat banyak kembali terkena virus Covid-19. 

"Kalau nggak ada aturan bebas merdeka, bebas merdeka terus sakit juga bisa kena kamu," tandas Luhut. 

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga pernah menyoroti masalah penolakan dan protes kebijakan PPKM Level 3. Ia meminta para jajarannya agar mensosialisasikan rencana pemberlakuan PPKM level 3 selama libur Nataru dengan baik kepada masyarakat.

Menurutnya, ada beberapa pihak yang menolak pemberlakuan PPKM level 3 karena ingin situasi normal kembali tanpa banyak pengetatan.

"Ada beberapa yang menolak pemberlakuan PPKM level 3 karena inginkan situasi jadi normal kembali," ungkap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi meminta para menterinya untuk memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa pemberlakuan PPKM Level 3 bukan untuk mengekang masyarakat, namun untuk menekan laju kasus Covid-19.

Topik
bondowoso masuk level 3libur nataruNatal dan Tahun BaruLuhut Binsar Panjaitan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru