Tebar Kebermanfaatan untuk Umat, Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia Bedah Rumah Warga dan TPQ

Nov 27, 2021 08:10
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfirah, Prof Dr Ir M Bisri saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan TPQ An Nasa'I di Tajinan (Ist)
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfirah, Prof Dr Ir M Bisri saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan TPQ An Nasa'I di Tajinan (Ist)

JATIMTIMES - Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia yang merupakan yayasan Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, terus menebar kebaikan dan kebermanfaatan bagi umat. Hal itu diwujudkan dengan melakukan bedah rumah dan bedah taman pendidikan Al-Qur'an An Nasa'i di kawasan Baran Ramba'an, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Prof Dr Ir Muhammad Bisri MS didampingi Kepala Humas Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Lazuardi Firdaus yang juga Direktur JatimTIMES Network menjelaskan, jika kegiatan sosial seperti ini telah sejak lama dimulai. Bahkan telah dimulai sejak mendiang almarhum Gus Lukman dan para jamaahnya.

2

Awalnya, kegiatan dimulai dari hal kecil dengan melakukan kegiatan rutin Jumat Berkah. Pada Jumat Berkah, diisi kegiatan berbagi makanan kepada masyarakat di jalanan.

"Jadi setiap Jumat ngasih bungkusan makanan ke tukang becak dan yang lainnya. Mungkin ada kalau dua tiga tahun kegiatan ini," tuturnya dihubungi Jumat (26/7/2021) malam. 

Kegiatan mulia tersebut kemudian kian berkembang. Hingga kemudian datanglah pandemi Covid-19. Saat pandemi terjadi, kemudian para jamaah berganti memberikan kepada masyarakat bantuan sembako hingga sayur gratis.

1

Sembako dan sayuran tersebut kemudian didistribusikan ke masjid-masjid untuk kemudian diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu.

"Setelah itu berkembang lagi ke bedah rumah," jelas mantan Rektor UB ini.

Dari hasil blusukan para jamaah, memang banyak ditemukan informasi adanya rumah-rumah warga yang kurang layak dan pemiliknya juga merupakan orang yang tak mampu. Melihat itu, Yayasan Pondok Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia membantu untuk melakukan bedah rumah. 

3

Selain bedah rumah, pihaknya bersama tim juga melakukan bedah rumah terhadap taman pendidikan Al-Qur'an yang dari informasi para jamaah kurang layak. Lokasi tersebut kemudian saat ini dilakukan perbaikan hingga lebih layak menjadi lokasi taman pendidikan Al-Qur'an. Sejauh ini, Yayasan Bahrul Maghfiroh telah membedah 6 rumah warga dan sebuah TPQ.

"Tentu banyak bantuan mengalir, baik dari jamaah maupun dari pondok sendiri. Banyak dari para jamaah yang peduli. Mereka ini seneng mencari menginventarisir warga yang rumahnya kurang layak," terangnya.

4

Pihaknya berharap, hal ini juga memacu pihak lainnya untuk turut tergerak membantu masyarakat. Menurutnya, Pondok Pesantren yang berada di Malang cukuplah banyak dan tergolong mampu. Karena itu, pihaknya mengimbau pondok-pondok pesantren ikut bergerak keluar pondok dan tidak hanya berkutat pada pada kegiatan di dalam pondok.

"Kalau pondok bergerak kan punya jamaah banyak, tentunya akan lebih mudah, misalnya urunan tentunya mudah dan bisa membantu orang lain. Harapan saya pondok lain bisa bergerak keluar," pungkasnya. 

Topik
pondok pesantrenPonpes Bahrul MaghfirohProf Mohammad BisriBedah Rumah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru