Pemkab Malang dan Polisi Ajak Calon Kades Deklarasi Damai

Nov 26, 2021 15:01
Penandatanganan deklarasi damai yang disaksikan Kapolres Malang, wabup Malang dan dandim 0818. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Penandatanganan deklarasi damai yang disaksikan Kapolres Malang, wabup Malang dan dandim 0818. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - PemkabMalang ingin kondisi salam pemilihan kepala desa (pilkades) Kabupaten Malang serentak tahun 2021 tetap kondusif. Karena itu, jelang perhelatan  yang rencananya digelar 5 Desember 2021 tersebut, Pemkab Malang bersama Polres Malang menggelar deklarasi damai di Mapolres Malang.

Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto mengatakan bahwa pihaknya berharap pilkades tahun ini dapat berjalan dengan sportif. Sebab, dari tahun-tahun sebelumnya, kerap muncul isu pilkades akan berjalan dengan curang.

“Titip pesan saya kepada panitia, harus jujur dan adil. Lakukan tahapan (pilkades) dengan benar dan siapkan berita acara dengan baik,” kata Didik.

Dalam kegiatan tersebut, ada sekitar 32 orang calon kepala desa yang akan berkompetisi pada Pilkades Kabupaten Malang 2021f), Didik pun berharap tidak ada yang sampai memicu keributan. “Jika nanti sampai ada keributan, pasti akan bertemu Bapak Kapolres Malang,” ucap Didik.

Didik pun menjelaskan bahwa pilkades nantinya akan berbasis TPS. Pemilihan serentak akan dilakukan disetiap desa dengan sistem pemilihan langsung. “Untuk calon kepala desa, kami harap bisa siapkan mental diri, harus siap kalah dan menang,” tandas  Didik.

Di sisi lain, Didik juga menuturkan bahwa permainan money politics akan sangat merugikan. Sebab, Didik pernah mencontohkan bahwa dirinya pernah menjadi kepala desa selama dua periode.

“Apalagi mengundang botoh, akan sangat merugikan. Saya sudah pernah menjadi kades dan itu tidak menggunakan uang sepeser pun untuk meminta dukungan. Sepanjang punya track record bagus di masyarakat, tentunya akan terpilih,” ungkap Didik.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono berharap pada penyelenggaraan  pilkades nanti, semua dapat sportif. Sebab, pihaknya juga merupakan tidak ingin ada perjudian atau intimidasi ketika pilkades berlangsung.

“Kami dan Pemkab Malang sepakat memantau secara langsung kegiatannya, agar tidak ada hal yang bisa berefek tidak baik dan menimbulkan stigma negatif saat Pilkades,” tegas Bagoes. 
 

Topik
pilkades Kabupaten MalangPemilihan Kepala DesaPemkab MalangPolres Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru