Ini Modus Bapak di Kabupaten Malang yang Cabuli Anak

Nov 24, 2021 19:30
Ilustrasi pencabulan kepada anak dibawah umur (foto: istimewa)
Ilustrasi pencabulan kepada anak dibawah umur (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Aksi bejat seorang bapak inisial SS (44) yang tega mencabuli anak tirinya sebut saja Melati (12) di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini kerap dilancarkan saat tidak ada orang di rumah. Aksi pencabulan itu dilakukan SS setelah menjemput anak tirinya pulang sekolah.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh HR (41) ibu  Melati kepada JatimTIMES. “Jadi kalau menurut cerita adik (panggilan Melati, Red), hal itu dilakukan di saat mengantar pulang sekolah karena saya di kantor. Nah jadi pas siang bolong ini dia melakukan (pencabulan, Red),” kata HR kepada JatimTIMES.

Dia mengakui, suaminya itu sering pulang dengan beragam alasan. “Paling sering itu pas ngantar pulang sekolah, sekalian makan siang atau alasan ngantuk dan mau istirahat pulang. Tapi bukannya istirahat, malah anak saya dibegitukan,” beber HR.

Sebagai informasi, HR dan SY bekerja dalam satu tempat. Di mana SY merupakan pimpinan di salah satu perusahaan ekspedisi di Kota Malang, sedangkan HR merupakan karyawannya.

Selain mencuri kesempatan ketika HR sedang bekerja, SY juga selalu mengambil kesempatan untuk berbuat cabul kepada Melati ketika istrinya sedang pulang kampung ke Solo, Jawa Tengah.

“Setiap saya tinggal ke Solo atau keluar kota atau keluar rumah, itu juga kesempatan dia untuk melakukan hal tidak senonoh kepada anak saya,” kata HR.

Sembari menangis karena tak kuasa menerima kenyataan yang dialami oleh anak kandungnya, HR terus menceritakan apa yang ia korek dari Melati.

Bahkan dari pengakuan Melati, HR mengatakan bahwa selain melakukan perbuatan cabul, SY juga memfoto Melati dengan tanpa busana. Hal itu juga dibarengi dengan ancaman yang diberikan SY kepada Melati.

“Kalau versi adik sering difoto tanpa busana. Dan dengan ancaman, jika adik bilang sama saya, nanti ayah sama ibu ndak ketemu lagi,” kata HR menirukan Melati.

Saat ini, HR sangat berharap kepada Unit PPA Satreskrim Polres Malang agar segera menangkap pelaku. Sebab, Melati saat ini mengalami trauma atas perbuatan yang tidak senonoh dari SY. “Trauma ada, artinya kelainan di dalam sikapnya sehari-hari berbeda dari sebelumnya,” ungkap HR sambil menitikkan air mata.

Topik
kasus pencabulan malangpencabulan malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru