Saya Pamit

Nov 24, 2021 17:36

JATIMTIMES - Ria Yunita atau yang lebih dikenal sebagai Ria Ricis adalah seorang YouTuber, selebriti internet, kreator digital dan penulis berkebangsaan Indonesia. Beliau lahir di Batam tahun 1995, adik bungsu dari Doktor Oki Setiana Dew dani kini ia tinggal di Jakarta.

Buku dengan judul “Saya Pamit” mengisahkan perjalanan hidup seorang Ria Ricis. Buku ini menceritakan tentang banyak hal ketika dia ditinggalkan, dikhianati, diremehkan, di bully, hingga akhirnya dikumpulkan dengan orang-orang yang tulus. Buku ini menceritakan bagaimana Ria Ricis bangkit dari keterpurukan, cacian, dan menjadi seorang wanita yang sekarang sukses menjadi youtuber dengan channel lebih dari dua dan dengan subscriber hampir tiga puluh juta di salah satu channelnya. 

Motivasi Ria Ricis menulis buku ini karena ia ingin menuliakan isi hatinya dan bangkit dari keterpurukan, keterpurukannya menjadi sebuah hal yang sia-sia. Di buku ini pembaca akan merasa kagum, karena ujian yang harus dihadapi Ria Ricis adalah ujian yang tidaklah mudah serta bertubi-tubi datangnya.

Ria Ricis juga menceritakan kedua orang tuanya di dalam buku ini. Di dalam buku ini tertulis ketika masalah datang, ia bersandar pada Ibu ataupun Papa nya. Beliaulah yang selalu menjadi penenang Ria Ricis saat badai mengahampirinya. Di usia semuda itu bisa menghadapi segala ujiannya dengan kesabaran, kebesaran hati dan selalu melibatkan Allah Swt. Penulis mengajak kita untuk bangkit apapun kegagalan yang kita lewati, kegagalan merupakan proses menuju kesuksesan.

Alasan Ria Ricis pamit dari YouTube ialah dia diremehkan, dikhianati oleh orang-orang kepercayaan, dijatuhkan oleh orang yang disayang, dan dimanfaatkan oleh orang terdekat, semua itu ia rasakan dalam waktu yang hampir bersamaan. Tim Ricis ialah teman yang dipercaya Ria Ricis, yang mendukung kegiatan atau apapun Ria Ricis. Tim Ricis sudah dianggap Ria Ricis sebagai keluarga kedua nya. Apalagi yang paling tua sudah dianggap sebagai kakak Ria Ricis.

Ria Ricis juga menuliskan tentang urusan kepolisian, karena komentar netizen yang tidak layak untuk di sampaikan, dan komentar tersebut menyinggung perasaan Ria Ricis sehingga ia melaporkan komentar netizen ke pihak yang lebih berwajib. Meet and greet untuk the ricis di berbagai kota besar di Indonesia banyak yang antusias datang dan mampu menyukseskan konser mini di pertengahan meet and greet tersebut, tujuan diadakan meet and greet ini untuk memperdekat dan silaturahmi dengan The Ricis. 

Di dalam buku ini terdapat banyak masalah yang Ria Ricis utarakan melalui buku novel yang ia tulis. Dari buku ini pembaca belajar tentang bagaimana kita harus berbesar hati, legowo dan ikhlas menerima maaf dari orang yang sudah mendzolimi kita dan bagaimana mengesampingkan ego sehingga tidak merasa diri kita yang paling benar serta ikhlas meminta maaf.

Cerita di balik ujian ini banyak hal yang luar biasa dan selalu ada nikmat yang luar biasa pula. Ketika kita di tinggalkan orang yang mungkin sudah lama dekat dengan kita, disitulah proses Allah sedang memilihkan kita untuk berkumpul dengan orang-orang yang lebih baik dan tulus kepada kita.

Banyak cerita yang bisa diambil contoh dari Ria Ricis ketika kita tahu ada orang-orang yang berbuat tidak baik kepada kita, tidak perlu kita membalas perbuatan mereka. Cukup doakan mereka dengan doa yang baik dan meminta ampunan kepada Allah Swt. 

Banyak hal dan lika-liku perjalanan hidup Ria Ricis yang dituangkan ke buku ini berhasil menyadarkan pembaca bahwa untuk meraih sukses besar itu butuh perjuangan yang serius, butuh kebesaran hati, keluasan ikhlas, dan kesabaran yang tidak berbatas karena ujian yang harus dihadapi juga akan luar biasa. Apalagi yang paling utama adalah patuhi apa kata orang tua selagi tidak melanggar hukum Allah Swt. Nasihat yang tersirat dalam buku ini ialah hidup harus kuat menjalani rintangan yang datang dan melewatinya dengan sabar, sampai mendapatkan tujuan dan mimpi yang kita capai.

Tentang kepercayaan, ketika kita memberikan kepercayaan kepada orang lain sebaiknya berikan dengan sewajarnya saja. Jangan terlalu percaya karena orang lain tetaplah orang lain walaupun sudah dianggap sebagai keluarga.

Salah satu pesan dan kutipan dari penulis ialah “Tiap orang punya waktunya masing-masing. Gunakan sebaik mungkin untuk mempelajari diri sendiri agar menjadi yang lebih baik lagi”, selalu ingat Allah Swt, karena Allah tidak maha membolak balik kan hati manusia, dan Allah Swt tidak pernah menutup pintu kepada orang orang yang berusaha menjadi lebih baik lagi.

Buku ini sungguh luar biasa, mengisahkan tentang perjalanan hidup penulis yang dikemas dengan bahasa yang ringan dan alur narasinya mudah dipahami sehingga siapapun yang membacanya.

Karakter buku ini terkesan kuat, namun karakter buku ini belum bisa memaksimalkan karena sepanjang  buku penulis hanya peduli terhadap perasaannya saja. Apabila karakter buku ini dikembangkan lebih banyak lagi dapat berpotensi lebih. Dan tanda baca di dalam buku ini juga kurang tepat. Buku ini sangat inspiratif dan bagi yang membaca akan mendapatkan banyak manfaatnya. Kisah di dalam buku ini diangkat dari kehidupan nyata. Dan penulis memberikan pesan kepada pembaca untuk tidak menyerah dalam menghadapi apapun yang terjadi.

Topik
ruang mahasiswa

Berita Lainnya

Berita

Terbaru