Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Uji Kompetensi Pelaku Ekraf

Nov 24, 2021 17:31
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang M. Sailendra. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang M. Sailendra. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Peran pelaku industri ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang cukup signifikan. Hal inilah yang terus dioptimalkan untuk bisa dikenal luas dengan kompetensi yang mumpuni.

Karena itu, pelatihan hingga uji kompetensi bagi para pelaku industri ekraf menjadi bagian yang tak terpisahkan. Hal inilah yang menjadi salah satu fokus Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang untuk memberikan fasilitasi uji kompetensi pelaku ekraf.

Kepala Diskopindag Kota Malang M. Sailendra mengatakan, hal itu dilakukan sebagai bentuk support untuk pelaku industri ekraf. Yakni diberikan melalui berbagai event hingga workshop dan uji kompetensi di berbagai sektor.

"Ekraf ini kan tidak hanya event yang kita support, tapi juga bagaimana meningkatkan kapasitas kompetensi dari SDM (sumber daya manusianya). Nah pelaku ekraf kan ada yang bidang film, animasi dan macam-macamnya itu 17 subsektor. Kami  fasilitasi untuk workhsop dan sertifikasi uji kompetensi untuk peningkatan kapasitas itu," ujarnya.

Melalui fasilitasi uji kompetensi tersebut, para pelaku industri ekraf di Kota Malang akan mendapatkan sertifikat yang salah satunya, ke depan dapat menunjang karirnya lebih meluas. Sebab, banyak perusahaan memang dalam menggaet proyek untuk pelaku industri ekrar menanyakan sertifikasi yang dimiliki.

"Ini juga memudahkan mereka untuk menjalankan perusahaannya. Kan sering kali ditanyakan kepada perusahaan yang ingin meng-hire atau menyewa mereka untuk melaksanakan project, sertifikasinya apa, nah disini kita support itu," jelas Sailendra.

Berbagai subsektor industri ekraf di Kota Malang saat ini sudah mendapatkan sertifikasi uji kompetensi. Antara lain, bidang aplikasi, game, fashion, kuliner hingga kriya yang masuk dalam Diskopindag Kota Malang.

"Jadi bertahap. Tidak hanya sub-sektor aplikasi, tapi juga fashion, kuliner, kriya dan lainnya yang diampu Diskopindag Kota Malang. Maka kita upayakan untuk peningkatan kompetensi itu," pungkasnya.

Topik
Diskopindag Kota MalangIndustri Ekonomi KreatifekrafPemkot MalangBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru