Wali Kota Sutiaji Launching ZIS, Permudah Masyarakat Bersedakah

Nov 23, 2021 11:36
Wali Kota Malang Sutiaji (berkopiah) saat melihat pelayanan ZIS berbasis web untuk permudah masyarakat bersodaqoh. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (berkopiah) saat melihat pelayanan ZIS berbasis web untuk permudah masyarakat bersodaqoh. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

JATIMTIMES - Inovasi-inovasi berbasis digital semakin digencarkan di wilayah Kota Malang. Berbagai sektor, bertahap memberikan pelayanan berbasis digitalisasi. Seperti yang dilaunching Wali Kota Malang Sutiaji, Selasa (23/11/2021). Yakni, inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam bersedakah secara pribadi dan transparan melalui ZIS (Zakat, Infaq, Sodaqoh) berbasis web.

Sutiaji, dalam hal ini menekankan agar para UPZ (Unit Pengumpul Zakat) dapat memanfaatkan semaksimal mungkin ZIS melalui web. "Sosialisasikan hadirnya program pembayaran ZIS berbasis web tersebut. Agar masyarakat semakin dimudahkan" ujarnya.

Saat ini, dikatakan Sutiaji, baru tercatat 20 persen potensi zakat kita yang dapat dikumpulkan. Hadirnya ZIS, dinilai mampu meningkatkan pengumpulan sedekah dan dapat dihimpun UPZ dalam rangka membantu sesama. 

Sebagai contohnya, Gerakan Seribu (Gerbu) yang selama ini telah berjalan, dan memiliki kekuatan Rp 350 juta per hari yang dapat dihimpun jika diambil dari seribu rupiah per KK. Tentunya, hal tersebut masih membutuhkan komitmen dan kerja keras UPZ di masa mendatang.

"Dengan demikian maka akan besar pula kekuatan kita untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan. Sehingga peningkatan kualitas SDM UPZ memang harus menjadi perhatian Baznas Kota Malang," terangnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Malang Sulaiman mengatakan, kegiatan tersebut beriringan dengan digelarnya bimtek UPZ. Hal ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas SDM UPZ dalam pengelolaan ZIS sebagai strategi ekonomi pengumpulan ZIS berbasis IT dengan menggunakan website.

Dengan metode tersebut, ditambahkan Sulaiman, transparansi pengelolaan ZIS di Baznas Kota Malang dapat kita laksanakan bersama. Dalam hal ini, muaranya adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat pada Baznas Kota Malang

"Harapannya adalah pengumpulan dan pengelolaan ZIS dapat berjalan maksimal karena tidak saja dikumpulkan secara manual namun juga secara digital. Masyarakat bisa langsung transfer ke rekening UPZ yang telah tersedia," ungkapnya.

Topik
Walikota Malangkasus kekerasan dan pencabulan kota malangBaznas Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru